Friday, 4 March 2016

Inilah demo terunik yang pernah ada, Wartawan di Batam sebut, " Cuma yang memiliki hati nurani yang bisa membacanya"

Tampak para Wartawan tengah melakukan unjuk rasa di depan kantor Dprd kota Batam, Rabu (2/3/2016).
Batam, Dinamika Kepri - Biasanya dimanapun setiap orang-orang  ingin melakukan unjuk rasa pastinya sudah dilengkapi dengan spanduk bertulisan-tulisan atas apa yang hendak dituntutnya. Bahkan sebelum demo dimulai, para petugas dari kepolisian juga sudah stanbay untuk menjaganya.

Namun. beda dengan aksi demo yang dilakukan oleh wartawan di Batam ketika ingin mendemo salah satu anggota komisi I Dprd kota Batam pada hari Rabu tanggal 2 Maret 2016 lalu. Tidak ada polisi yang menyambutnya. Kendati ada polisi yang hadir saat itu, Infonya karena ada wartawan yang memberitahukannya.

" Pak, izin kami wartawan sedang melakukan demo di kantor Dprd, Tolonglah pak kalau ada waktunya, Oh..ya pak, sekalian kalau ada Toanya (Pengeras suara=red), tolong dipinjamilah." kata seorang Wartawan.

Tak lama dari itu, beberapa petugas dari kepolisian Mapolsek Batam kota tiba di kantor Dprd Kota Batam. Tetapi Toanya tidak ada. Akibatnya para wartawan yang berdemo saat itu hanya bisa mengandalkan suara seraknya.

Dan yang paling aneh lagi, para wartawan satu persatu menunjukkan kertas HVS kosong tampa tulisan kepada para Anggota dewan. Tak pelak,melihat itu Nyanyang selaku ketua komisi I di dampingi Harmidi , tampak bingung melihat kertas yang tunjukan oleh wartwan kepada mereka. bingung sebab tidak ada tulisan . Kata Wartawan, " Jangan binggung pak, cuma orang memiliki hati nurani yang bisa membacanya". Mendengar itu, kedua Dewan tersebut, jadi senyum tersimpu.

Dan satu lagi, kertar HVS itu juga diminta dari Staf dari Dprd. bahkan wartawan juga minta dipinjamkan alat pengeras suara dari Pihak staf Dprd, namun tidak diberikan.

" Hem..!!, Mau demo tapi gak modal. masa minta dan pinjam, beli dong !," Ucap anekdot bercanda. (Ag)

Editor : Agus Budi T