Tuesday, 15 March 2016

Enam hari pelaksanaan PIN Polio, Tercatat lebih dari 17 juta Balita telah Diimunisasi

Ilustrasi, Via.dtcwonokromo.com
Jakarta, Dinamika Kepri - Kementerian Kesehatan RI memantau hasil cakupan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2016 sampai dengan hari keenam pelaksanaan PIN Polio 2016 yaitu Minggu, 13 Maret 2016 pukul 18.00 WIB berjumlah 74,57% dari total sasaran Balita usia 0-59 bulan di Indonesia. Artinya, sebanyak 17.685.950 Balita telah mendapatkan vaksin polio secara oral.

Dalam kurun waktu pelaksanaan PIN Polio yang tinggal dua hari lagi, Direktur Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra, Kementerian Kesehatan RI, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, DSc., menyatakan tetap optimis bahwa target cakupan PIN Polio 2016 sebesar 95% dapat tercapai. Untuk itu, dalam dua hari ke depan, upaya sweeping Balita yang belum mendapatkan kekebalan berupa imunisasi Polio oral perlu dilakukan.

Di samping petugas kesehatan mendata kembali, para orang tua hendaknya secara aktif melaporkan, mencari, serta membawa anaknya ke Pos PIN terdekat, tutur dr. Jane. Senin (14/3/2016)

Pelaksanaan PIN Polio tinggal dua hari lagi. Mari sukseskan dan dukung terwujudnya Dunia Bebas Polio, tandas dr. Jane.

Rekapitulasi pelaksanaan PIN Polio 2016 per Provinsi hingga hari keenam pelaksanaan, adalah:

1. D.I. Aceh (76,24%)
2. Sumatera Utara (83,57%)
3. Sumatera Barat (68,61%)
4. Bangka Belitung (83,08%)
5. Jambi (84,30%)
6. Kep. Riau (63,03%)
7. Riau (68,75%)
8. Bengkulu (37,11%)
9. Sumatera Selatan (90,14%)
10. Lampung (92,73%)
11. DKI Jakarta (54,68%)
12. Jawa Barat (88,27%);
13. Jawa Tengah (74,70%)
14. Jawa Timur (79,7%)
15. Banten (62,29%)
16. NTB (94,85%)
17. NTT (56,91%)
18. Kalimantan Barat (69,12%)
19. Kalimantan Selatan (64,02%)
20. Kalimantan Tengah (70,65%)
21. Kalimantan Timur (79,05%)
22. Kalimantan Utara (68,60%)
23. Sulawesi Barat (57,50%)
24. Sulawesi Selatan (74,96%)
25. Sulawesi Utara (64,37%)
26. Sulawesi Tenggara (54,98%)
27. Sulawesi Tengah (69,88%)
28. Gorontalo (78,26%)
29. Maluku (50,05%)
30. Maluku Utara (52,33%)
31. Papua (17,82%)
32. Papua Barat (73,58%)
33. Bali (belum melaksanakan PIN Polio)
34. D.I. Yogyakarta (tidak melaksanakan PIN polio oral).


Sumber : depkes.go.id