Sunday, 27 March 2016

Dalam ritual Paskah, Paus membasuh kaki pencari suaka

Paus  Francis. @AFP
Italia, Dinamika Kepri- Di hari paskah (24/3/2016) lalu di kutip dari news24.com . Paus Francis membasuh kaki 11 pencari suaka. Di hari paska tersebut Paus  memberikan contoh bagi masyarakat internasional untuk memberikan perlindungan bagi seluruh pengungsi. 

Selain membasuh beberapa kaki pencari suaka, Paus juga menyempatkan dirinya  menggendong satu bayi anak milik seorang ibu salah satu dari pengungsi. 

Di dalam pelukannya, air mata Paus menetes sembari berlutut di depan pengungsi sambil menuangkan air di atas kaki pengungsi itu. 

Tidak hanya membasuh, Paus juga mengeringkan kaki pengungsi dengan handuk. Setelah mengeringakan dengan handuk, Paus juga mencium para pengungsi tersebut. Atas tindakannya, Paus mengatakan, "Itu adalah persaudaraan''. Selain itu ia juga menyangkan aksi sikap yang tajam kontras dengan gerakan perang, kehancuran yang terjadi tiga hari yang lalu di sebuah kota Eropa di Brussels dimana dilakukan oleh orang-orang yang tidak ingin hidup dalam damai.

Sebelumnya juga Paus Francis telah lama menyerukan kepada komunitas global, dan Eropa khususnya, untuk membuka pintu bagi pengungsi dan meningkatkan perang melawan xenophobia.Selain Paus  Francis ini, dalam hari paskah-paskah sebelumnya juga, Paus dari Argentina di masa lalunya juga pernah membasuh kaki para narapidana dan orang cacat.Tak hanya akan membasuh kaki pengusngsi, Paus yang terpilih pada 2013 ini, juga akan mengunjungi pusat penahanan remaja untuk melakukan ritual kepada sekelompok tahanan muda termasuk dua Muslim. dan menurut sejarahnya ini pertama kali pemimpin Katolik yang melakukannya.(*)

Editor : Agus Budi T