Tuesday, 23 February 2016

Rencana Rahmat Rusadi tarik uang ATM pakai linggis, Ketahuan malah masuk jeruji besi

Bongkar Atm pakai Linggis
Tampak Rahmat Rusadi diamankan Polisi
Tulung Agung, Dinamika Kepri - Inilah priku yang aneh, biasanya setiap orang jika hendak mengambil menarik ke Anjungan Tabungan Mandiri (ATM) pastinya memakai Kartu ATM. Namun beda dengan yang dilakukan Rahmat Rusadi, Warga Tulung Agung Jawa Timur ini, pada pada Minggu Malam, (21/2/2016) ia mencoba menarik uang dari ATM dengan memakai linggis. Namun aksi tidak berhasil malah dirinya berujung dijeruji besi.

Sebelumnya melakukan aksinya, Bersama keponakannya ia pergi mengambil uang ke ATM yang ada di bilangan kota tulung Agung. Dengan menggunakan Linggis, Ia dengan penuh percaya diri ia masuk ke ATM dan melakukan aksinya merusak mesin ATM mengunakan Linggis.

Namun aksi Rahmat Rusadi  tersebut tidak berhasil, Pasalnya Sicurity yang berjaga yang tidak jauh dari sekitar ATM langsung menangkapnya. Pasalnya  aksi begundal aneh ini, terlihat dari CCTV yang ada di ATM.

Sebelum melakukan aksinya, Rahmat Rusadi bersama ponakan datang menaiki kendaraan sepeda motor. Lalu ponakannya disuruhnya menunggu di motor, sedang dirinya masuk ke ATM. Sesampai di ATM  Ia bukannya mengeluarkan kartu ATM dari sakunya, Ia malah mengeluarkan Linggis yang sebelumnya telah dipersiapkannya untuk membongkar kotak penyimpanan uang di ATM.

namun ditengah Ia sedang asyik melakukan aksinya. Ternyata Sicurity sudah mengetahui gerak-geriknya telah menungguinya di pintu keluar. Tidak sabar melihat aksi pelaku tersebut, Sicurity  dan temannya menangkap pelaku.  Dan ketika sudah ditangkap, Rahmat Rusadi juga sempat berusaha hendak melarikan diri. Namun tidak berhasil pasalnya warga sudah banyak yang berkumpul, langsung menangkapnya.

Dari situ, Rahmat Rusadi lalu diserahkan ke polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Selain mengamankan pelaku. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa linggis dan beberapa sajam lainnya. Namun walau mereka ada 2 orang. Ponakan pelaku tidak ditahan karena masih di bawah umur. (*)


Editor : Agus Budi T