Monday, 29 February 2016

Rapat Paripurna ke-6 Dprd kota Batam tentang laporan pansus pembahasan LKPJ, 10 anggota dewan diduga membolos

Batam Dinamika Kepri - Hari ini. Senin (29/2/2019) Dprd kota Batam tengah melakukan sidang rapat paripurna ke-6  tentang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dari Walikota tentang penggunaan anggaran tahun 2015. Dan dihujung acara ini,  Walikota Batam, Ahmad Dahlan, juga terlihat menyerahkan dokumen LKPJ nya ke Dprd kota Batam.

Namun ada yang terlihat aneh dalam rapat paripurna ini, pasalnya anggota dewan yang hadir hanya dihadiri oleh 40 anggota dewan saja, padahal anggota Dprd kota Batam ada 50 orang, pertanyaannya kemanakah 10 anggota Dewan lagi?

Diduga ke-10 anggota dewan yang tidak hadir tersebut, tengah sengaja membolos diri alias tengah sibuk ngurusi bisnisnya masing-masing. didudga bagaimanapun hasil Pasus LKPJ tersebut, mereka tidak perduli akan hal itu.

Dan bukan rahasia umum, bahwa dari sekian banyaknya anggota dewan duduk di parlemen saat ini, sebenarnya bukanlah bertujuan untuk membela kepentingan masyarakat, melainkan hanya untuk membela, melindungi atau membeck-up kepentingan dan bisnisnya masing-masing. Bagaimanapun jika seseorang sudah duduk di Parlemen pastinya ada kemudahan ketimbang dengan masyarakat biasa yang tidak mempunyai jabatan. Jelas itu memang mutlak.

Namun beda jika ingin membahas kesejahteraan mereka (Dprd=red), Walau sudah malam tetap dilakukan. Dan yang paling aneh lagi, dihari libur (Tanggal merah=red) mereka juga melakukan rapat. Itulah jika untuk kepentingan mereka . Beda jika sudah untuk kepentingan masyarakat, Entar dululah, jadwal masih padat. (Ag)

Editor : Agus Budi T