Thursday, 25 February 2016

Kasus illegal loging di Galang, Diduga kedua pria ini hanya tumbal untuk melindungi dalangnya

Juanda dan Peri di PN 
Batam, Dinamika Kepri-Dua pria pelaku perusak lingkungan di daerah Galang, Batam, dengan aksi illegal loging, atas nama tersangka Juanda( 37) dan Peri alias Korolias (33) yang ditahan sejak 23 Septermber 2015 lalu, kini Kamis (25/2/2016), sidangnya kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, guna untuk menyampaikan Esepsi kepada hakim melalui kuasa hukumnya.

Kedua terdakwa ini ketahui adalah anak buahnya seorang yang bernama bos Acai yaitu salah satu Bos Kayu dari Lingga. Namun hukum tidak mampu menjeratnya, pasalnya hukum di negara ini hanya mampu atau khusus menjerat, mengadili bagi orang-orang lemah saja, sebab kedua tersangka ini mengaku hanya sebagai pekerja.

Selain itu ada dugaan bahwa kedua orang ini, hanya sebagai yang kambing hitam alias ditumbalkan dari masalah perusakan lingkungan tersebut.

Logikanya, Bagaimana mungkin 2 orang dapat membabat hutan  hingga luasnya mencapai 16 Hektar dalam waktu singkat.

Diduga mungkin jika sebelumnya ada sikap pembiaran dari oknum-oknum tertentu atas pembabatan hutan di Galang tersebut. Namun lantaran ada yang menekan harus ditindak, mau tidak mau harus ditindak dan memilih 2 pekerjanya sebagai pasang badan untuk melindungi dalangnya.

Nah pertanyaannya, dimanakah Polisi Kehutanan Batam? kenapa tidak cepat bertindak? dan mengapa kerusakannya sudah mencapai16 hektar baru ditindak?

Dalam hal ini kedua pelaku ini akan dijerat tindak pidana illegal logging menurut UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan sansi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.(Cn)

Editor : Agus Budi T