Monday, 8 February 2016

Heboh, Pengacara di India Gugat Tuhan ke Pengadilan

Chandra Kumar Singh
India, Dinamika Kepri - Chandan Kumar Singh kini menjadi perbincangan hangat di negeri India setelah aksi dirinya menggugat salah satu Tuhan yang dipuja umat Hindu, Ram.

Kepada BBC, Singh mengutarakan, gugatan itu dilayangkan karena dia merasa Dewa Ram tidak berlaku adil terhadap istrinya, Sita.

Oleh karena itu, dia ingin agar pengadilan di sebelah timur Bihar bisa memahami tindakannya itu.

Akan tetapi, pengadilan akhirnya menolak gugatan itu pada pekan lalu dengan alasan bahwa perkara itu bukanlah perkara hukum.

Namun, gugatan Singh ini telah memicu reaksi bagi warga India yang mayoritas memeluk Hindu. Beberapa rekannya bahkan menyebut Singh hanya mencari popularitas. Lainnya bahkan menggugat balik Singh ke pengadilan dengan tuduhan melakukan fitnah.

Untuk diketahui, Ram adalah salah satu tokoh dalam kisah Ramayana. Dia dipuja oleh banyak orang India dan seluruh dunia. Meski mendapatkan kritikan, Singh meyakini bahwa gugatannya adalah kasus nyata.

"Diketahui bahwa Ram meminta Sita untuk membuktikan bahwa dia suci setelah diselamatkannya dari kuku-kuku raja iblis, Ravana atau Rahwana. Dia tidak percaya dengan Sita," ungkap Singh kepada BBC.

Dia juga membantah bahwa aksinya itu hanya untuk mencari popularitas. "Saya masukkan berkas karena kita tidak bisa berduskusi soal menghargai wanita di dunia modern saat ini saat kita tahu bahwa salah satu Tuhan tidak memperlakukan istrinya dengan hormat," ungkap Singh.

Dia menyadari, aksinya itu akan menimbulkan reaksi. Namun, dia terkejut saat mengetahui rekan-rekannya sesama pengacara juga mulai menyeranganya.

"Saya juga memuja Ram, saya juga orang Hindu. Saya hanya bicara soal keadilan dan tidak ada maksud untuk menyinggung perasaan religius siapa pun," ucap Singh.

Meski demikian, pembelaan Singh ini tidak bisa meyakinkan rekannya sesama pengacara yang menganggap tindakan Singh sudah menghina umat Hindu.

Gugatan terhadap Singh sudah dilayangkan ke pengadilan. Singh kini terancam dikenai pencabutan izin praktik sebagai advokat, seperti yang dituntut oleh praktisi hukum lainnya.



Sumber : BBC