Tuesday, 23 February 2016

Foto anak penderita kanker mata ini diunggah di FB, Tak lama ada yang merespon, Lansung di operasi

Foto: Facebook/ Gurvinder Singh Chadha
New Delhi, Dinamika Kepri - Perhatikan mata kiri bocah enam tahun bernama Anil Arya ini tampak membesar akibat retinoblastoma yang dialaminya. Namun, orang tua Arya tidak memiliki cukup biaya. Apalagi, untuk menjalani operasi dibutuhkan dana sekitar Rp 18 juta.

Namun, keadaan berubah ketika seorang pria bernama Gurvinder Singh Chadha mengetahui keadaan Arya. Kondisi mata Arya yang membengkak dan terlihat sekali tidak seimbang dengan wajahnya yang mungil menggerakkan Gurvinder untuk menggalang dana lewat media sosial Facebook.

"Kami sebelumnya sudah mencoba mengirimkan surat untuk meminta bantuan ke pejabat pemerintah tapi tidak berhasil. Lalu saya berpikir untuk menggunakan media sosial sebagai platform mencari bantuan. Syukurlah, respons yang didapat benar-benar positif," tutur Gurvinder, seperti dilaporkan Daily Star.

Di laman Facebook-nya, Gurvinder menerangkan bahwa Arya mengidap retinoblastomna, jenis tumor ganas langka di retina dan hanya terjadi pada anak-anak. Gurvinder juga menulis bahwa Arya butuh dana kurang lebih Rp 18 juta untuk mengoperasi matanya.

Sekitar 24 jam usai memposting foto beserta tulisan itu, respons bantuan datang dari pengguna Facebook mulai dari Selandia Baru bahkan sampai ke Amerika. Di keterangan foto yang diunggahnya, Gurvinder juga mencantumkan nomor rekening bank keluarga Arya sehingga para donatur bisa menyalurkan bantuannya langsung ke pihak keluarga.

Operasi Arya sudah dijadwalkan sesegera mungkin dan ia akan ditangani oleh para ahli dari All India Institue of Medical Sciences di New Delhi. Menurut dokter yang menangani, perkembangan retinoblastoma memang cukup cepat. Nantinya, bola mata kiri Arya akan diangkat keseluruhan sehingga bocah itu bisa kehilangan penglihatannya.

Namun, umumnya pada anak dengan retinoblastoma, pasca operasi pengangkatan bola mata, mereka bisa menggunakan bola mata palsu. Meskipun, bola mata palsu itu tidak dapat berfungsi untuk melihat.(*)




Sumber : detik.com