Tuesday, 16 February 2016

Diduga Lesbian, Inilah Pasangan wanita remaja yang tewas mengenaskan

Inilah sosok dua orang remaja cewek yang tewas mengenaskan ©Dailymail.co.uk
Amerika Serikat, Dinamika Kepri - Apapun masalahnya, tentu tak ada seorang pun yang ingin menjadi korban dari pembunuhan. Namun, peristiwa yang menimpa kedua remaja cewek ini tak hanya menggemparkan dunia maya tapi juga seluruh pelajar yang terdaftar di sekolah menengah Independence, Arizona, Amerika Serikat. Sebab, mereka semua juga tak menyangka kalau dua orang remaja yang diduga saling menyayangi itu bisa meninggal dunia dengan cara yang tak wajar seperti itu.

Bagaimana bisa wajar, selama ini May Kieu (15) dan Dorothy Dutiel (15) memang kerap dikabarkan akrab dan dekat. Bahkan saking dekatnya kedua orang itu memang sudah terkenal menjalin hubungan yang serius melebihi pertemanan biasa. Namun, situasi ini berjalan dengan lancar seperti pendidikan mereka berdua yang juga berjalan dengan baik.

Akan tetapi, situasi itu tak berlangsung lama seperti yang diharapkan orang-orang yang mendukung hubungan mereka. Sebabnya, pada hari Jumat yang lalu sekolah tersebut dihebohkan dengan kejadian penembakan yang terjadi tepat di luar kantin sekolah, seperti dilansir melalui Dailymail.co.uk.

Di mana, korban dari penembakan itu adalah May Kieu dan Dorothy Dutiel sendiri. Seluruh pelajar dan guru-guru yang terguncang dengan peristiwa mengenaskan itu sesegera mungkin mengamankan area kejadian dan tentunya memanggil pihak yang berwajib. Sesaat setelah diperiksa, peristiwa pembunuhan ini disimpulkan sebagai pembunuhan tunggal sekaligus bunuh diri.

Menurut pernyataan dari polisi setempat yang menangani masalah ini. Kedua korban yang menjalani hubungan yang 'Lebih' itu diduga sedang menghadapi beberapa permasalahan dan cekcok layaknya sepasang kekasih. Lalu entah apa alasannya, jelas sekali bahwa Dorothy sangat kesal dan akhirnya memilih menembak mati May.

Tak lama kemudian, Dorothy yang kemungkinan tak ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya itu pun lebih memilih untuk menembak dirinya sendiri dan tewas di tempat bersama May. Menurut polisi, penembakan ini kemungkinan besar memang sudah direncanakan oleh Dorothy yang sudah membawa senjata api. Apalagi sejam sebelum kejadian, bahkan Dorothy pun sudah mengupdate statusnya di jejaring sosial dengan kata 'Good Bye'.


Sumber : kapanlagi.com