Thursday, 4 February 2016

Di Kepri, PP dan IPK, Kompak

Salam Kompak. Bersama Wakil Kapolda Kepri, Kombes Pol. Drs.Yan Fitri Halimansyah dan Kedua OKP di Kepri ini, tampak melakukan salam kompak. Foto diambil dari FB Andi Kusuma Part II.

Batam, Dinamika Kepri - Salut dan Bravo patut di contoh, itulah kata yang pantas ditujukan buat ke dua pemimpin organisasi kepemudaan (OKP) perwakilan PP dan IPK di Provinsi Kepri ini. Pasalnya walau di daerah lain (Sumut=red) telah terjadi kesalah fahaman hingga mengakibatkan korban jiwa, Daerah Kepri khususnya Batam, tidak mau terprovokasi dengan semua itu. Ke-2 OKP ini, saling menjaga antara satu dengan yang lain, menjaga agar Kepri tetap kondusif.



Untuk memastikan itu, Pada hari Rabu (3/2/2016) Andi Kusuma selaku Ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Kepri dan  Banjir Simarmarta selaku Ketua Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kepri, terlihat bersama- sama melakukan pertemuan dengan Wakil Kapolda Kepri, Kombes Pol. Drs.Yan Fitri Halimansyah  untuk memastikan bahwa ke-2 Organisasi kepemudaan ini, tetap solit saling menjaga agar Kepri tetap kondusif.

Kepada wartawan ini, Andi Kusuma. SH yang juga menjabat  sebagai Ketua DPW Partai Perindo Kepri ini menuturkan, Bahwa pertemuan yang baru dilakukan adalah bentuk dari wujud ke kompakan antar ke dua OKP di Kepri. Selain itu Andi juga mengatakan, di zaman saat ini, Bukan lagi zamannya untuk melakukan tindakan anarkis.

" Tindakan anarkis bukanlah cara-cara untuk menyelesaikan permasalahan, itu bukannya menyelesaikan malah makin memperkeruh suasana. Apalagi tindakan anarkis adalah tindakan yang sangat melanggar hukum. Negara kita adalah negara hukum, maka dari itu, ayo mari kita bersama-sama menaati hukum," Ucap Andi optimis melalui ponsel selularnya.

Padahal sebelumnya Batam dikenal adalah salah satu daerah terawan dengan masalah  rasis (Etnis)nya. Pantang dipancing. Namun itu dulu, saat ini hal-hal seperti itu sudah tidak terlihat lagi. Semuanya tampak  telah berubah. Tidak adalagi yang menganggar dada, semua lebih cendrung menonjolkan intlektualnya masing-masing.

Semua tampak berbenah diri untuk menyongsong kemajuan zaman apalagi saat ini tengah menuju MEA tahun 2016. Ada kemungkinan perubahan itu terjadi setelah melihat ketika banyaknya Investor yang kabur meninggalkan kota Batam. (Ag)

Editor : Agus Budi T