Saturday, 13 February 2016

Bus Unand terguling, Mahasiswa dan supir tewas

Padang, Dinamika Kepri-Kecelakaan bus Universitas Andalas (Unand) yang terjadi di gerbang Kampus Unand di Limau Manih Padang menyisakan duka.

Bus yang bermuatan penuh penumpang itu terguling hingga terbalik diduga karena mengalami rem blong.

Dua orang  meninggal dunia yaitu sopir bus Asril Jaini (58) dan Husniwati Dewi, Mahasiswi Teknik Industri angkatan 2012.

Keduanya meninggal setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) M. Djamil dan Semen Padang Hospital (SPH). Korban luka-luka kemudian dirawat di RS M. Djamil Padang dengan jumlah 12 orang dan ke Semen Padang SPH 21 orang, dan RS Yos Sudarso 7 orang. Menurut Rektor Unand, Tafdil Husni mengungkapkan duka atas kejadian tersebut.

“Kita bersedih atas kejadian yang menimpa keluarga Unand ini. Untuk korban yang meninggal akan langsung dibawa ke kampung halamannya dan pihak kampus akan bertanggung jawab akan kejadian ini. Semua biaya pengobatan akan ditanggung pihak kampus,” jelasnya saat ditemui di RS M. Djamil Padang, Jumat (12/2).

Sama halnya dengan Tafdil Husni, Wakil Rektor III Hermansyah mengatakan kecelakaan bus Unand adalah musibah yang terjadi di luar dugaan.

 “Kita sebagai pihak unand berusaha untuk menanggung semua biaya,” tambahnya lagi.

Selain itu menurut keterangan dari salah seorang rekan korban sesama sopir bus, Aprisal, mengatakan sebelum kejadiaan nahas tersebut, Asril Jaini yang akrab disapa ‘Pak In’ tidak menunjukkan tanda-tanda kepergiannya.

“Rem blong sesaat setelah berada di pertengahan jalan antara Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) menuju gerbang utama Unand. Terakhir saya bertemu saat apel pagi, dan saya tidak merasakan keganjalan atas perilaku Pak In. Pak In meninggalkan satu orang istri dan lima orang anak,” ungkapnya.

Sumber : gentaandalas.com