Sunday, 28 February 2016

Akibat rekaman Video bokep di Hp, Seorang Wartawan diceraikan istrinya, Loh Kok ?, Begini ceritanya

ilustrasi.
Batam, Dinamika Kepri -  Lantaran lupa menghapus file rekaman video yang buatnya di HP, seorang pria yang berprofesi  Wartawan di Batam ini, sebut saja namanya alias OC. OC diceraikan  Istri karena ketahuan telah melakukan mesum dengan wanita lain, dimana  istrinya itu mengetahui hal tersebut setelah  melihat rekaman Video  yang tersimpan di Hpnya.

Sebelumnya istrinya itu tidak begitu yakin kalau pria dalam rekaman HP suaminya itu adalah suaminya sendiri. Namun karena mungkin ada penasaran. Setelah dilihat-lihat istrinya lagi dengan seksama. akhirnya wanita ini  mengenali ciri-ciri bokong suaminya , dari situ Ia baru yakin kalau pria pemeran mesum dalam rekaman  Hp suaminya itu, ternyata  adalah suaminya sendiri.

Tak pelak Istrinya itupun mengalami  emosi  tingkat tinggi melihat adegan itu. Akhirnya sang istri wartawan tersebut, memilih mengakhiri rumah tangga mereka.
 
Namun rekan wartawan ini,  berusaha menenangkan istirnya serta berdalih kalau dalam rekaman itu, bukanlah dirinya. Tetapi yang namanya seorang istrinya, bagaimanapun pasti mengetahui  bagaimana ciri-ciri bokong suaminya.Hahaha..

Informasi yang diterima awak media ini menuturkan,  Dalam rekaman itu katanya, tampak jelas  kalau si wartawan yang dimaksud,  memang benar melakukannya bersama wanita  disalah satu massage di Batu Aji , Batam.

Sebenarnya rekaman itu disengaja ada untuk bukti pemberitaan  memastikan bahwa massage yang dikunjungi  si Wartawan tersebut,  benar-benar melakukan prostitusi terselubung. Pasalnya ketika diconfirmasi wartawan ini malang ini sebelumnya, pihak pemilik massage tersebut  menyangkal jika  usahanya telah melakukan prostitusi.

Merasa tidak terima dengan jawaban sang pemilik Massage, Wartawan ini lalu melakukan investgasi dengan berpura-pura datang bertamu ke Massage yang  dimaksud. Setelah itu terjadilah tawar menawar dengan wanita yang bekerja di Massage tersebut.

Di dalam kamar, Wartawan ini dengan hati-hati dan bersembunyi menghidupkan rekaman pada  HP nya.  Bahkan wanita yang dibayarnya itu tidak sadar kalau apa yang mereka lakukan dikamar tersebut direkam oleh pria yang membayarnya.

Setelah aksi mesumnya berhasil direkamnya sendiri,  Wartwan ini  lalu pamit pergi meninggalkan Massage.  Pikirnya dalam hatinya, “ Mantap sudah ada BB nya ” Harapnya saat itu bahwa pemilik Massage yang sebelumnya dikonfirmasinya itu.tidak itu bisa lagi dapat mengelak,  pasalnya sudah ada barang buktinya(BB). Menganggap misinya sudah berhasil, Wartawan ini lalu pulang kerumahnya untuk beristirahat. 

Merasa sudah ada bahan untuk pemberitaan.  Ia pun merebahkan dirinya tidur beristirahat sejenak. Namun tidak tahu mengapa, ditengah ia tertidur pulas mungkin karena sudah kelelehan ngecor  di Massage tadi, ia tidak mendengarkan apa-apa lagi. Bahkan Hpnya yang berbunyi beberapa kali  tidak lagi di dengarnya.

Melihat ada panggilan masuk tidak direpon suaminya, lalu istrinya datang mengambil  HP itu serta ingin melihat siapa-siapa saya yang telah mengontek suaminya. Namun tak  tahu mengapa,  usai melihat panggilan masuk, istrinya ini pun mulai berkelana mengotak-atik isi HP suaminya itu.

Ditengah asyiknya pencet sana pencet sini, ketemulah rekaman itu. Sebelumnya istrinya itu menganggap kalau itu sebelumnya hanya filem bokep biasa seperti filem bokep lainnya yang mungkin biasa ada di HP suaminya.

Namun setelah di lihat-lihat istrinya satu filem dengan seksama, firasatnya seperti berkata lain seperti pernah melihat bokong Pria yang ada dalam rekaman itu. Setelah dipastikan, ternyata benar, kalau pria yang ada di Bokep yang dilihatnya di HP suaminya itu,  ternyata bokong suaminya sendiri. 

Setelah itu memastikan suaminya dibangunkan dan terjadilah perang dunia ke -3 di antara mereka . Tak lama usai kejadian memalukan itu, sang istri Wartawan ini pun memilih untuk bercerai meninggalkan dirinya. Kendati rekan wartawan ini sudah meminta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi. namun istrinya bersikeras untuk bercarai. Tamat.(Ag)

Editor : Agus Budi T