Saturday, 23 January 2016

Pilih tinggalkan Batam, Pulang kampung alasannya demi masa depan anak

ilustrasi pulang kampung.
Batam, Dinamika Kepri - Ternyata selain banyak orang memilih mengaduh peruntungan di Batam, ada banyak juga yang ingin meninggalkan Batam. dengan alasannya demi masa depan anak-anaknya. dimana penuturan itu ucap seorang penumpang kapal di Pelabuhan Domistik sekupang, katanya jika terus di Batam, bisa merusak ahklat dan masa depan anaknya. Loh kok?

Selain itu ada juga yang mengatakan, biaya kehidupan di Batam lebih tinggi dibanding kampung halamannya. bahkan yang paling mereka takutkan katanya, kondisi situasi Batam yang semakin hari sehari memperihatinkan akibat dari meningkatnya tindak kriminalitas.

Dan satu lagi yang mereka takutkan adalah masa depan anak-anaknya yang sudah mulai beranjak dewasa, Katanya, jika anaknya terus di Batam, takut kalau anak nantinya akan terikut-ikut dengan pergaulan bebas di Batam.

" Banyak yang harus kita jaga, jika anaknya terus di Batam ini, takutnya anaku ini nanti akan terikut-ikut dengan pergaulan bebas di Batam. Tahu sendirilah gimana di Batam. ada yang ngelem, ada yang ikut-ikut sama anak Punk, berkelahi, dah itu ikut pula balapan motor. itukan bahaya." kata salah satu penumpang yang hendak meninggalkan Batam selamanya.

Ketika ditanya awak media ini apakah ia gulung tikar karena tidak punya pekerjaan, bapak 3 anak itu menjawab tidak. sudah 3 bulan ini aku tidak bekerja, Namun bukan karena itu.

" Bukan karena itulah, bukan karena saya tidak bekerja lagi maka pulang kampung, pekerjaan itu nomor dua, lagian untuk apa saya bekerja mencari uang banyak-banyak kalau masa depan anak-anak saya jadi terancam. bukan apa-apa, mungkin anda juga tahu sendiri bagaimana kehidupan anak remaja di Batam ini, saya saja prihatin. apalagi kalau saya baca di berita-berita sekarang ini, aku jadi takut. makanya aku putuskan meninggalkan Batam ini. Mungkin kalau dikampung perkembangan mental anak saya bisa terarah dengan baik, " Kata dia menutup percakapan di pelabuhan Domistik Sekupang, Jumat,(22/1/2016).(Ag)

Editor : Agus Budi T