Saturday, 23 January 2016

Sengketa Pilkada Kepri, MK Tolak Gugatan Soerya Respationo-Ansar Ahmad

Batam, Dinamika Kepri- Pada Jumat,( 22/1/2016), Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan  sengketa penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2015 Provinsi Kepri.

Gugatan yang dilayangkan oleh calon nomor urut dua Soerya Respationo-Ansar Ahmad, ditolak MK. maka adanya penolakan itu, Muhammad Sani-Nurdin Basirun resmi menjadi pemenang Pilkada untuk Gubenur Provinsi Kepri untuk masa kerja 2016-2021.

Sidang putusan MK yang digelar pada Jumat (22/1) siang dan dipimpin oleh hakim Arief Hidayat memutuskan perkara No. 115/PHP.GUB-XIV/2016 yang diajukan oleh pemohon Soerya-Ansar tidak dapat diterima.

Menurut Hakim MK, pemohon tidak memenuhi ketentuan Pasal 158 UU Nomor 8 Tahun 2015 dan Pasal 6 PMK 1-5 Tahun 2015 karena perbedaan perolehan suara antara pemohon dan pihak terkait adalah sebesar 41.827 suara atau 6,40 persen sehingga perbedaan perolehan suara melebih batas maksimal.

Selain itu MK juga menyebutkan bahwa pemohon tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing=red) untuk mengajukan permohonan, serta pokok permohonan pemohon dan eksepsi lain dari termohon dan pihak terkait juga tidak dapat dipertimbangkan.

Sebelumnya, dalam pesta demokrasi yang baru  usai pada 9 Desember 2015 lalu, pasangan Sani-Nurdin unggul 41.827 suara atau sekitar 6,13 persen dari pasangan Soerya-Ansar.

Rinciannya, HM Sani-Nurdin Basirun peroleh 347.515 suara sedangkan pesaingnya Soerya-Ansar yang hanya memperoleh 305.688 suara.(*)

Editor : Agus Budi T