Friday, 8 January 2016

Puluhan Imigran Gelap Asal Timur Tengah, Terlantar di Batam



 Inilah sebagian imigran gelap asal timur tengah yang terlantar di Taman Aspirasi Batam Center,(8/1/2016).

Dinamika Kepri - Puluhan imigran gelap asal timur tengah terlantar di Batam, Kepulauan Riau. Para imigran ini terpaksa tinggal berbulan bulan di sebuah taman, dikarenakan pihak imigrasi Batam tidak bersedia menampung mereka. Para imigran ini kabur dari negaranya untuk menghindari perang yang terjadi di Negaranya saat ini.

Puluhan imigran gelap atau pencari suaka ini, terpaksa harus tinggal di sebuah taman tepat di depan seberang jalan kantor Imigrasi kota Batam yaitu di taman aspirasi, Batam Centre.

Puluhan imigran berasal dari Negara Sudan dan Afganisthan ini mengaku masuk ke Batam dari Malaysia. mereka kabur dari negaranya, untuk menghindari perang yang tidak berkesudahan.

Para imigran ini mengaku telah tinggal berbulan-bulan di taman ini, unutk berteduh imigran ini memamfaatkan pendopo dan pondok pondok yang ada di taman. Dengan beralaskan spanduk dan baliho seadanya, para imigran ini tidur berdesak desakan di tenda tenda kecil yang mereka buat.  

Dari pengakuan, mereka nekad tinggal di taman aspirasi ini, karena pihak imigrasi Batam tidak mau menampung mereka.

Untuk makan sehari hari, para imigran ini mengharapkan belas kasih dari warga batam yang melintas. Tak jarang, para imigran ini, harus meminta minta makanan ke beberapa instansi yang berada di kawasan Batam kota.

Menurut salah seorang imigran asal Afganisthan, ferredon mereka tidak tahu mau kemana, yang penting saat ini mereka keluar dulu dari negaranya yang sedang dilanda perang. Mereka berharap agar pihak Imigrasi dapat segera mengurus mereka.  

''Kami tidak tahu akan kemana lagi, semoga saja pihak imigrasi indonesia dapat segera mengurus kami,'' kata
Ferredon dari salah satu imigran.
 
Untuk menjaga agar para imigran ini tidak merusak fasilitas taman, beberapa anggota Satpoll kota Batam, disiagakan di lokasi. (Ln)

Editor : Agus Budi  T