Saturday, 23 January 2016

Polisi KKP pelabuhan Sekupang, Periksa setiap tas penumpang Kelud yang mencurigakan

Tampak Polisi KKP tengah memeriksa Tas bawaan penumpang  Kelud tujuan Medan di pelabuhan Beton Sekupang, Batam, (23/1/2016). Foto : Agus Budi T.

Batam, Dnamika Kepri-Penjagaan pelabuhan terus diperketat oleh Polisi yang bertugas KKP Sekupang. Tidak hanya penumpang yang tiba di Batam, penumpang yang hendak meninggalkan Batam, juga diperiksa jika gelagat penumpang terlihat mencurigakan.

Seperti di pelabuhan Beton Sekupang, Sabtu (23/1/2016), terlihat penjagaannya begitu ketat. satu persatu tas bawaan penumpang yang dianggap mencurigakan diperiksa. Walau sekian banyak barang penumpang yang diperiksa, tidak ada yang diamankan, pasalnya semua penumpang yang diperiksa.benar-benar steril.

Kendati tidak ada penumpang yang ditahan, namun polisi berhasil menahan barang-barang diduga milik para pedagang yang mencoba ingin menyeludupkannya ke Medan dengan berusaha memaksukan ke Kapal pelni  KM Kelud.

Kepada media ini salah satu Porter (Buruh angkut pelabuhan=red) mengatakan, barang yang diangkutnya telah ditahan polisi. padahal  ngakunya, barang yang diangkutnya itu cuma berisi pakaian.

Selain itu, di depan pintu masuk kapal Kelud, seorang petugas Bea Cukai (BC) dan personil TNI A-L yang sama-sama berjaga di pelabuhan itu, terlihat sempat cekcok mulut karena petugas dari Bea cukai sempat menahan barang salah satu penumpang. Walau sempat adu argument, akhirnya petugas Bea cukai tersebut mengizinkan barang penumpang yang ditahannya itu, masuk ke kapal.

Petugas tampak terlihat berkeja exstra. walau kondisinya sudah diperketat, masih ada saja orang yang mencoba berusaha menyeludupkan Rokok jenis merek Lufman ke dalam kapal dengan modus berpura-pura sebagai penumpang.

Tetapi tidak berhasil, petugas BC berhasil mengendusnya dan manandai tas penumpang itu dengan cat pilox warna merah sebagai tanda agar tidak izinkan oleh petugas lain.

Sebelumnya petugas BC  berniat ingin menahan Tas yang penuh dengan Rokok itu, namun berhasil dirampas empunya. usai dirampas, pemilik rokok itu malah ngomel-ngomel.

Di pelabuhan Beton Sekupang, Batam ini, memang sering terlihat antara petugas dengan para kuli panggul yang mengangkut barang pedagang, seperti kucing-kuncingan.

Ada yang melarang namun ada juga petugas yang mengizinkan dengan modus pura-pura tidak melihat. Di tahan, dilarang, tetapi ujung-ujungnya, semua barang yang ditahan itu, masuk semua ke dalam Kapal.(Ag)

Editor : Agus Budi T