Friday, 29 January 2016

Menkes ingatkan, Organ tubuh tidak boleh dijual

Nila Djuwita F. Moeloek
Jakarta, Dinamika Kepri- Sejak tertangkapnya 3 pelaku penjual organ tubuh  manusia di Jawa Barat belum lama ini.  Ternyata menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat khususnya bagi menteri kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek.

Kepada media (28/1), Nila menegaskan, organ tubuh tidak boleh diperjual belikan. Kendati Tranflasi organ tubuh dapat  dilakukan, katanya hanya berlaku dilingkungan keluarga saja.

 " Organ tubuh tidak boleh diperjual belikan. Kalaupun diperlukan itu hanya berlaku dilingkungan keluarga saja." ucap Nila Djuwita F.Moleloek menegaskan.

Sebelumnya Bareskrim Mabes Polri berhasil mengungkap sindikat jual beli organ tubuh manusia di Bandung, Jabar. Dua dari tiga tersangka adalah para pendonor ginjal, yang berubah jadi perantara perdagangan organ. Kini para tersangka yang terlibat kasus ini, sudah dijerat polisi yaitu anisial  DD, Y alias AG dan H. Ketiganya memiliki peran yang  dalam kasus ini.

Ternyata menurut hasil penyelidikan polisi terungkap, mereka melakukan penjualan organ tubuh mengaku  melakukan semua itu karena ditenggarai dari faktor ekonomi. Ternyata 1 ginjalnya dapat dihargai hingga mencapai Rp 90 juta. Akibatnya ada banyak orang yang tergiur untuk menjual dengan modus mendonorkan.

Atas perlakuannya para pelaku ini mereka akan di jerat pasal UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan tindak pidana perdagangan organ tubuh dengan ancaman 15 tahun penjara.(Ag)

Editor : Agus Budi T