Friday, 29 January 2016

Ketahui, Inilah bahayanya jika hidup dengan satu ginjal

Ginjal
Batam, Dinamika Kepri - Banyak orang yang menjual ginjalnya karena beralasan ekonomi, maka dari itu mereka lalu mengambil jalan pintas menjual satu ginjalnya tanpa berpikir dampaknya dimasa mendatang.

Meski bisa hidup dengan satu ginjal, kemungkinan besar pelaku penjual ginjal berisiko ikut terkena sakit ginjal yang parah di kemudian hari.

Di negara berkembang, peristiwa jual beli ginjal banyak dilakukan secara ilegal. Indonesia merupakan salah satu negara yang ditengarai menjadi tempat makelar beraksi untuk mencari orang yang bersedia menjual ginjalnya.

Seperti yang dilakukan Kania, gadis berusia 20 tahun yang tinggal di Bandung. Karena alasan ekonomi keluarga Kania memasang iklan menjual ginjalnya dengan harga Rp 600 juta.

Jual-beli ginjal memang semakin marak meskipun tindakan tersebut dianggap ilegal oleh pemerintah. Kasus Kania menjual ginjalnya bukanlah yang pertama dan bukan pula yang terakhir.

Padahal memiliki satu ginjal tidak sama dengan dua ginjal. Orang dengan satu ginjal harus bisa menjaga fungsi ginjal dengan baik agar terhindar dari infeksi ginjal atau saluran urin lainnya melalui pola hidup yang sehat serta tidak boleh terlalu lelah.

Karena jika ginjal tidak mampu menjalankan tugasnya baik, maka kemungkinan muncul risiko lebih besar, akibat tidak ada lagi cadangan ginjal untuk membantunya.

Seperti dikutip dari Scientificamerican, Senin (19/10/2009) jika hanya memiliki satu ginjal saja, maka organ tersebut harus bekerja lebih keras. Karena nefron ginjal, suatu unit terkecil dari ginjal yang memiliki fungsi untuk menyaring darah dan terletak pada lapisan luar ginjal, akan berkurang fungsinya sebesar 1 persen setiap tahunnya setelah seseorang berusia 40 tahun.

Untuk itu banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan jual beli ginjal maupun organ tubuh lainnya, termasuk mengenai kecocokan antara ginjal pendonor dengan penerima. Karena jika tidak terjadi kecocokan, namun tetap dilakukan transplantasi bisa membahayakan atau menimbulkan komplikasi bagi orang yang menerima ginjal tersebut.

Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang masuk dalam sistem urinary atau pembuangan. Tugas dari ginjal tersebut adalah untuk menyaring sampah atau limbah (terutama yang mengandung urea) yang berasal dari darah dan mengeluarkannya bersama dengan air sebagai urine.

Sejatinya seorang manusia memiliki 2 ginjal lengkap yang terletak di posterior perut bagian bawah. Terdapat satu disetiap sisi tulang belakang tepat dibawah hati dan limpa. Bagian atas dari masing-masing ginjal disebut dengan kelenjar adrenal.

Banyak orang yang sudah menjual ginjalnya mengalami penurunan stamina dan tidak mampu melakukan aktivitas secara normal alias gampang lelah karena fungsi ginjalnya tinggal sebelah.

Belum lagi jika ginjal sudah tidak berfungsi dengan baik, maka si pelaku penjual ginjal harus melakukan cuci darah atau melakukan transplantasi ginjal yang mungkin biayanyaakan lebih mahal saat ia menerima uang dari hasil jual ginjalnya.

Demikian penjelasan bagaimana tentang bahayanya jika kita hidup dengan satu ginjal. Semoga dengan sedikit penjelasan ini, dapat mengurungkan niat anda atau siapapun yang ingin melakukannya. Semoga bermamfaat.(Ag)

Editor : Agus Budi T