Wednesday, 6 January 2016

Kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp 36 miliar di PT IMR Indonesia, Sidangnya terus digesa

Jong Kiang, memberikan kesaksian.
Batam, Dinamika Kepri-Kasus dugaan penggelapan uang perusahaan sebesar Rp 36 miliar yang dilakukan oleh Koh Ko Liang yang mana sebelumnya ia dipercayakaan menjabat selaku Direktur di PT IMR Indonesia kini duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Batam.

Koh Ko Liang yang berkewarga negaraan Singapura ini, sebelumnya dilaporkan oleh rekan kerjanya ke polisi karena telah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 36 miliar. Dan kini kasusnya ini terus digesa persidangan tujuannya agar cepat terselesaikan. Sebab selama ini sidangnya sering mangkir karena terkendala ketidak hadirnya penerjemah bahasa. Pasalnya Koh Ko Liang sama sekali tidak memahami bahasa Indonesia.


Hari ini pada Rabu (6/1/2016) sidangnya kembali digelar di pengadilan Negri (PN) Batam, dalam agenda sidang untuk mendengarkan keterangan dari para saksi-saksi. namun saksi yang dihadirkan sementara ini masih dari saksi yang meringankan.pasalnya orang melaporkannya belum memberikan kesaksian.

Adapun saksi yang dihadirkan sebelumnya Mr.jo warga negara Malaysia.  Kini  saksi baru bernama Jong Kkiang juga dihadirkan , Jong Kiang adalah salah satu pekerja di PT. IMR tersebut menjabat sebagai menejer oprasional. Kehadiran Jong Kiang sebagai saksi untuk meringankan terdakwa, Koh Ko Liang.

PT EMR Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dibidang penampungan Scrap besi, beramat di. Jl Brigjen Katamso Komplek PT EMR Indonesia. Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau.(Cn)




Editor : Agus Budi T