Friday, 8 January 2016

Kabar pembubaran BP Batam, Ampuan Situmeang : Kita akan tutup buku

 Mustofa Widjaja (kiri) dan Ampuan Situmeang
Batam, Dinamika Kepri- Terkait rencana pemerintah pusat yang hendak membubarkan BP Batam, Jumat (8 /1/2016), di saat Pejabat DPD-RI melakukan jumpa Pers, Ampuan Situmeang.SH juga menyebutkan, " Ini musiman". Katanya, jika di setiap pergantian rezim maupun politik, pasti ini bergejolak dan akumulasi Pilkada juga pasti berdampak.

Ampuan Situmeang.SH juga mengharap kepada Jasarmen Purba selaku dari Komite II DPD-RI bisa mempertahankan keberadaan Bp Batam. Dan jika tidak, kata dia, " Kita akan tutup buku". Mendengar ucapan tutup buku, Ketua Bp Batam, Mustofa Widjaja, dan hadirin yang lain pun tersenyum.

Selain itu ia juga menyebutkan, bahwa pemerintahan saat ini masih belum stabil dan negara ini masih mencari bentuk. beda dengan jaman orde baru tidak ada yang berani mengotak-katik. Namun jaman berubah. walau demikian, jaman terus berubah dari sejak orde baru, Namun kepastian hukum di Batam, tetap dipertanyakan.

Dalam jumpa Pers itu, Ampuan juga mengatakan, kalau dirinya siap dimamfaatkan untuk melayani aspirasi dan meluruskan secara hukum apa yang terjadi di Negeri ini tentang Batam. sebab soal bubar atau tidak ucapnya, itu soal ke tiga. Namun yang perlu diperhatikan bagaimana komitmen kita bernegara untuk memberikan kepastian hukum bagi investor yang tidak bisa ditawar-tawar.

Sebagai warga Batam, Ia juga mengatakan tidak mau jika posisi BP Batam itu, dijadikan menjadi bahan politik. Selain itu ia menyebutkan bahwa antara BP Batam dan pemko Batam sudah tidak nyaman lagi.

Ia juga mengatakan bahwa dewan kawasan tidak jelas bagaimana strukturnya, cara kerjanya seperti apa dan mikanismenya seperti apa.  dan yang paling ia sayangkan selama ini, dari mana alurnya, orang bisnis harus berunding dengan Polda, Koramil, Korem dengan Angkatan Laut. dengan itu ia menyebutkan bahwa keberadaan Dewan kawasan. sudah tidak sehat.

" Masa orang bisnis harus berunding dengan Polda, Koramil, Korem dengan Angkatan Laut." kata Ampuan.

Terkait isu pembubaran BP Batam, sebelum menutup, Ampuan Situmeang meminta, agar setiap orang dapat memperjemahkannya secara positif, dimana saat ini katanya, bahwa para menteri tengah lagi mengkaji-kaji bagaimana kedepannya Batam ini.

Tambahnya lagi, Dan bukan membicarakan masalah membubarkan, kalau pun dalam hal ini ada masalah norma yang komplik, itu memang kita akui, sebab norma otonomi daerah dan norma otorita Batam itu memang sama. yaitu sama-sama kewenangan dalam implementasinya harus memiliki harmonisasi. (Ag)

Editor : Agus Budi T