Monday, 25 January 2016

Hakim Tiwik di demo Mahasiswa, Dendi Purnomo : Saya tidak ada hubungannya dengan demo itu

Ir.Dendi Purnomo.
Batam, Dinamika Kepri- Terkait aksi demo yang telah dilakukan oleh Mahasiswa Muhammadiyah  pada tanggal 7-11 Januari 2016 lalu di Pengadilan Negeri (PN) Batam, kini mulai beriak pasalnya ada desas-desus dan asumsi yang  menyebutkan bahwa aksi demo yang dilakukan para mahasiswa, isunya pesanan dari Kepala Bapedalda Kota Batam karena tidak terima dengan hasil sidang yang sudah diputuskan oleh Hakim Tiwik yang memenangkan atau mengabulkan permohonan praperadilan dua dari tiga pelaku perusak lingkungan hutan mangrove seluas 4 hektare di Galang Baru, yakni Wu Weijan dan Abi.

Hakim Tiwik dianggap telah pro terhadap pengusaha. Melihat itu, diduga Kepala Bapedalda kota Batam jadi berang hingga memakai jasa Mahasiswa untuk mendemo Hakim Tiwik agar dapat dipecat dari jabatan sebagai Hakim di PN Batam.

Terkait adanya desas-desus asumsi yang tidak mendasar itu, untuk memastikan benar tidaknya asumsi yang tidak mengenakkan tersebut, awak media ini mencoba melakukan confirmasi kepada kepala badan pengendalian dampak lingkungan daerah kota Batam, Ir. Dendi Purnomo, Senin (25/1/2016).

Menjawab confirmasi dari awak media ini, melalui pesan singkat dari ponselnya Ia membalas, katanya menjawab kalau dirinya tidak ada hubungannya dengan aksi demo tersebut.

"Saya tidak pernah memberikan uang buat demo apapun di Batam. Saya juga tidak ada hubungan dengan demo tersebut. " balas Dendi memastikan.

Pada tanggal 7 dan11 Januari 2016 lalu, Hakim Tiwik di demo Mahasiswa karena dianggap Pro kepada pengusaha, akibatnya Ikatan pelajar Muhammadiyah menggelar aksi demo menuntut dan meminta agar ketua PN Batam dapat segera memecat Hakim Tiwik dari jabatannya karena tidak lagi berpihak kepada kepentingan masyarakat.( Ag)

Editor : Agus Budi T