Thursday, 10 December 2015

Warga Batam : Ini namanya pelanggaran HAM, Hak Azasi Monyet

Topeng Monyet

Batam, Dinamika Kepri- Wah, ternyata masih ada juga orang yang menggantungkan hidup sama monyet. Apa praktek Topeng monyet saat  ini masih diperbolehkan, setahu saya, sudah tidak boleh lagi !..Kasian ya monyetnya, Ucap seorang warga Sekupang ketika melihat aksi Topeng Monyet di Sekitar STC sore tadi, Kamis (10/12) kepada media ini dengan ekspresi sedih.

Selain itu, katanya lagi menggerutu, " ini namanya pelanggaran HAM, pelanggaran Hak Azasi Monyet, masa monyet di komersilkan, ada-ada saja.!"

Pada Tahun 2014 yang lalu, Keberadaan topeng monyet pernah diperdebatkan dimana kala itu Jokowi ketika menjabat Gubernur DKI melarang adanya aksi topeng monyet beraksi Jakarta. selain di Jakarta di daerah lain seperti Pulau Jawa juga dilakukan razia topeng monyet.

Namun di Batam sendiri, langkah itu tidak pernah dilakukan. padahal jelas dikatakan bahwa seekor monyet dapat manularkan penyakitnya seperti TBC kepada manusia terutama bagi para anak-anak yang sering menonton aksinya.

Selain dapat menularkan penyakit kepada manusia, Prilaku manusia yang mengkomersilkan monyet tersebut  di kenal sadis pasalnya di setiap aksi yang dilakukan dalam pertunjukan leher monyet pastinya diikat dengan tali dan ditarik-tarik empunya dengan sesuka hati seperti tidak ada rasa ibanya.

Kendati demikian monyet terus melakukan aksinya mengikuti irama musik yang dimainkan para empunya.sembari empunya yang lain asyik menarik-narik leher monyet dengan tali. empunya yang lain juga asyik berkeliling meminta pemberian dari penonton.

Terkait aksi topeng monyet di sekitar STC tersebut. warga yang melihat menilai jika empunya monyet itu dituding sebagai orang yang malas, malas mencari pekerjaan.

" Enggak ada kerjaan nih orang, monyet disiksa gitu. emang enggak ada lagi pekerjaan lain selain nyiksain monyet!,, dasar pemalas." Kata warga lain usai melihat aksi topeng monyet itu.(Ag)

Editor : Agus Budi T