Wednesday, 16 December 2015

Suplai air kerap mati, Yang sabar, Kontrak ATB ke BP Batam, Tinggal 5 tahun lagi

Batam, Dinamika Kepri- PT Adhya Tirta Batam (ATB)  kian hari, sepertinya kian menyiksa kehidupan masyarakat Batam, pasalnya pasokan air yang mereka (ATB=red) salurkan kepada masyarakat tidak lagi berjalan seperti yang diharapkan. Saat ini saja di daerah Sekupang, (16/12/2015), Air tidak mengalir sampai 1 harian. akibatnya warga banyak yang mengeluh dan merasa dirugikan.

" Sudah seharian ini air tidak jalan. " kata warga pemilik ruko di sekitaran STC Sekupang.

Terkait pelayanan ATB yang semakin memburuk, awak media ini mencoba melakukan confirmasi  kepada Humas ATB, Iksa, untuk menyakan kapan kontrak ATB habis kepada BP Batam. Kepada media ini humas ATB itu menjawab katanya, habis kontrak di tahun 2020.

" Habis  kontraknya tahun 2020. " kata Iksa memastikan.

Merasakan seringnya air mati saat ini, masyarakat yang mengalami dampaknya terlihat hanya dapat mengelus dada.

Selain itu, hujatan kepada  ATB  di Media sosial Facebook (FB) juga kerap dituangkan akibat kekesalan, seperti yang terltulis disalah satu status pengguna FB yang diduga mengetahui perjalanan sejarah ATB ini menuliskan,

" Mari kita buka mata lebar-lebar untuk melihat siapa ATB ini.....?, Koq seenak perutnya alirkan dan matikan air ke konsumen...?, Terlambat bayar air, seenak perutnya juga bikin hitungan denda tanpa kompromi. Alih-alih perusahaan swasta, apa gak bisa di usut ?, Apa ada dasar kekebalan hukumnya, kayak duta besar dan diplomat ya...?, Menurut saya, seharusnya ATB itu sudah berakhir masa kontraknya, setelah Otorita Batam di bubarkan..... Tidak perlu harus menunggu tahun 2020 " Tulisnya. (Ag)

Editor : Agus Budi T