Thursday, 3 December 2015

Sidang Trafiking, Kata saksi, Jika korban tidak mau berangkat, Pelaku akan mendenda korban Rp 15 juta perorangnya

Batam, Dinamika Kepri - Kasus dugaan perdagangan manusia di bawah umur (Trafiking) ke negeri Jiran yang sebelumnya akan  dilakukan oleh pelaku yang bernama Nelson Bur  yang pernah bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di kantor pemerintah Provinsi Kepri ini, Kamis, (3/12/2015), siang tadi, sidanganya kembali digelar di Pengdilan negeri (PN) Batam, untuk mendengarkan kesaksian dari para saksi.

Dalam sidang itu, saksi yang bernama Samsul (38) mengatakan pernah bertemu  dengan korban calon TKI yang mana salah satunya diketahuinya, masih dibawah umur.

Kata saksi lagi, bahwa ke dua wanita yang beranisial   AN (16) dan FT (34) itu, akan  segera di berangkatkan ke Malaysia. bahkan yang paling  mengerikan lagi, kata saksi dalam sidang itu, katanya, jika kedua korban tidak mau berangkat ke Malaysia, pelaku akan  mengenakan mereka denda sebesar Rp15 juta setiap orangnya.

Dalam sidang itu pelaku, Nelson Bur terlihat hanya bisa tertundukan kepala ketika mendengarkan setiap kata demi kata yang terucap dari bibir saksi.

Usai mendengarkan kesaksian dari Samsul, majelis lalu mengetuk palu, Kata hakim sidang tersebut akan dilanjutkan kembali pada hari Senin tanggal 7/12/2015 mendatang untuk mendengarkan putusan. (Cn)

Editor : Agus Budi T