Monday, 7 December 2015

Sidang Nelson Bur digelar kembali, Fitri bersaksi : Kami di sembunyikan



Memberikan kesaksian, Tampak saksi Fitri tengah memberikan kesaksiannya dihadapan majelis sidang di PN Batam, Senin (7/12/2015).

Batam, Dinamika Kepri - Sidang terhadap Nelson Bur kembali digelar kembali pada hari Senin,( 7/12/2015) di pengadilan negeri Batam dalam kasus dugaan akan melakukan Trafiking terhadap 2 korbannya wanita yang mana salah satunya masih di bawah umur.

Dalam sidang ini, pengadilan menghadirkan salah satu dari korban untuk memberikan kesaksiannya dipersidangan. Fitri, selaku saksi sekaligus korban ini menuturkan kepada majelis hakim, bahwa  mereka selama ini telah di sembunyikan pelaku dirumahnya di Villa Bukit Indah, Batam Center dengan modus memperkerjakan mereka sebagai pembantu rumah tangga dirumah pelaku sebelum di berangkatkan ke Malaysia. bahkan pengakuan saksi lagi, selama mereka bekerja dirumah pelaku, Tidak pernah menerima ibalan (Gaji) seperser pun.

Korban yang mengaku telah disembunyikan pelaku selama berbulan ini mengaku, katanya pelaku dan rekan rekan pelaku yang bernama Taufik juga telah menguruskan Pasport mereka berdua (Korban=red) di Belakang Padang, pada tanggal 29 maret.2015 yang lalu.

Kata saksi jika tidak mau berangkat ke Malaysia jadi TKI, Saksi Fitri mengatakan dalam sidang, katanya  pelaku akan mendenda mereka sebesar Rp 10 Juta per orang sebagai ganti rugi untuk pembuatan Paspornya.

Kata saksi lagi,  Aini korban yang masih dibawah umur yaitu masih 16 tahun, pernah bertanya kepada pelaku perihal umurnya yang masih belia, namun kata pelaku menjawab pertanyaan Aini tersebut, ' Itu bisa diatur'', kata saksi meniriukan ucapan pelaku kepada Aini kala itu.

Setelah mendengar kesaksian korban itu, Majelis hakim kembali bertanya kepada pelaku, Jawab pelaku kepada hakim " Itu benar".

Dalam sidang Nelson Bur ini, sementara aksi Aini yang masih dibawah umur itu, belum dapat dihadirkan sebab diduga karena masih mengalami syok dan trauma yang berat atas apa telah dialaminya, dan saat ini korban Aini, masih dalam pengawasan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) kota Batam.

Untuk selanjutnya, sidang Nelson Bur yang pernah bekerja sebagai di Pegawai Negeri (PNS) di Provinsi Kepri ini akan dilanjutkan kembali, pada hari senin mendatang pada tanggal (14/12/2015) untuk mendengarkan pernyataan dari saksi korban yang bernama Aini. (Cn)

Editor : Agus Budi T.