Tuesday, 15 December 2015

Robisah penyelundup sabu dari Malaysia, JPU tuntut 20 tahun penjara dan denda Rp 2 Miliar

Batam, Dinamika Kepri- Robisah terdakwa penyelundupkan barang Haram seberat 173 gram sabu dari Malaysia masuk Batam ini, terlihat hanya bisa menangis saat dirinya dituntut 20 tahun penjara oleh Jaksa penutut umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Batam, sore tadi, Selasa (15/12/2015) .

Kepada Majelis Hakim dengan deraian air mata Robisah meminta agar hukumannya dapat diringankan dari tututan  lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ia beralasan, itu baru pertama kali ia melakukannya.

Kendati sudah mendengar kata demi kata permohonan dari Robisah, JPU tetap bersekukuh pada tuntutannya yaitu akan menghukum terdakwa selama 20 tahun penjara dan di denda Rp 2 Miliar.

Setelah usai membacakan tuntutan dan pembelaan Ketua majelis hakim  kembali  menunda sidang tersebut dan akan melanjutkannya hari Selasa,(22/12) mendatang dengan mengatakan akan melakukan musyawarah majelis dahulu sebelum putusan.

Dalam persidangan Robisah ini, Robisah tidak lagi di dampaing oleh penasehat Hukumnya, kendati sebelumnya Penasehat Hukumnya( pengacara) pernah hadir dalam sidangnya, namun Ia menolaknya. kepada hakim Ia dengan tegas mengatakan, tidak mau memakai pengacara.

Begitu juga suaminya yang berkewarga Negaraan Malaysia, saat itu telihat hanya bisa bersedih ketika melihat  istrinya sedang menangis karena akan di hukum 20 Tahun penjara dan di denda Rp 2 miliar.(Ag)

Editor : Agus Budi T



loading...