Tuesday, 15 December 2015

Peringatan, Sebelum ke Batam siapkan mentalmu


Wellcome to Batam
Batam, Dinamika Kepri- Yah..Kota Batam, "Bila tabah akan menang, banyak anak tapi ayahnya mana" begitulah sebagian orang mengatakan arti dari kepanjangan huruf tulisan ' Batam'. Selain itu Batam juga disebut sebagai bandar Madani.

Padahal kenyataannya yang terlihat adanya hanya bandar-bandar lain, seperti bandar judi Dadu, bandar judi berkedok gelanggang permainan (Gelper) dengan menggunakan mesin ketangkasan, Bandar beras olposan, Bandar Narkoba, Bandar Togel, Bandar Trafiking, Bandar bisnis Esek-esek (Bandar lendir=red) yang bermoduskan panti pijat dan karaoke.

Bandar yang paling di sorot media saat ini adalah bandar lendir yaitu panti pijat dan karaoke di seluruh Batam, dimana terlihat hanya menjuali anak orang dan menjadikan wanita-wanita polos yang di datangkan dari setiap daerah tersebut dimana sebelumnya mereka dijanjikan kerja di rumah makan di Batam, Namun kenyataannya mereka dipaksa bekerja berwira swasta tubuh melayani nafsu bejat para hidung belang di Batam.

Selain dari itu, saat ini di Batam banyak perusahaan yang telah gulung tikar pilih hengkang keluar Negeri terjadi karena kondisi Batam kerap labil. Selalu ada saja masalah yang membuat para investor takut berinvestasi. Dan yang paling ekstreem lagi, setiap waktu para buruh di Batam selalu melakukan aksi demontrasi nuntut naik gaji.

Belum lagi kepemimpinan Batam di Nakodai 2 Kapten, ada Pemko dan  ada BP Batam, melihat itu lengkaplah sudah kebingunggan para investor semakin bertambah akhirnya milih hengkang ke Vietnam.

Saat ini saja, tingkat Pengangguran di Batam terus bertambah, akibatnya tindak kejahatan pun meningkat, selain itu ada wanita-wanita yang dahulunya bekerja di perusahaan elektronik, kini memilih bekerja ditempat hiburan malam, alasannya untuk bertahan hidup.

Bahkan banyak dari mereka ada yang membohongi orang tuanya. Ketika ditanya orang tuanya Ia kerja dimana, mereka menjawab masih bekerja di PT (Perusahaan=red) padahal kenyataannya, bekerja di tempat hiburan malam.

Selain itu , para pengidap penyakit Hiv Aids di Batam terus meningkat akibat dari prilaku Sex bebas.  Ditambah lagi Batam  adalah daerah strategis yang berhadapan lansung dengan 3 negara dengan jalur padat laut Selat Malaka, maka Batam menjadi salah satu daerah tujuan persinggahan para Pelaut untuk melampiaskan hasrat Berahinya. Bahkan mereka (Pelaut=red) menyebut Batam itu surganya bagi mereka, sebab wanita-wanita malamnya, selalu ada dan banyak stocknya.

Dan yang paling parahnya lagi, Pantauan Media selama ini bahwa sebanyak 30 persent masyarakat penduduk Batam adalah pengguna Narkoba, mengapa di kalkulasikan demikian, sebab dari sekian banyaknya Diskotig yang ada di Batam terlihat di setiap kamis malam, Sabtu Malam, selalu penuh membludak. Dan Jangan katakan anda ke Diskotiq hendak minum kopi, pastinya itu tidak nyambung.

Terbukti, disetiap sidang-sidang yang dilakukan oleh hakim di Pengadilan Negeri Batam saat ini, 80 persent kasus yang disidangkan adalah hanya kasus Narkoba. 

Nah bagi para orang tua yang ada di seluruh Indonesia yang memiliki anak gadis, alangkah baiknya jangan pernah mengizinkan anak atau putri anda menginjakan kakinya di pulau Batam jika Mental dan sikapnya belum matang atau dewasa.

Melihat kondisi sekarang ini jika perlu jangan pernah datang ke Batam. Mengapa dikatakan demikian, Ya memang seperti itulah kenyataannya. Seperti orang bijak mengatakan," Lebih baik mencegah dari pada mengobati".(*)

Editor : Agus Budi T