Thursday, 24 December 2015

Inilah arti penipu dan pembohong

ilustrasi.
Dinamika Kepri-Penipu pastinya akan melakukan Penipuan, dimana arti Penipuan itu sendiri disebut adalah sebuah kebohongan yang dibuat-buat untuk keuntungan pribadi namun merugikan orang lain. Sedangkan pembohong  adalah orang suka berbohong, suka berpura-pura seperti pribahasa yang mengatakan, seperti kura-kura diatas perahu yang artinya, orang yang mengetahui sesuatu hal namun Ia lebih suka berpura-pura dan seakan tidak mengetahuinya.

Pembohong adalah orang yang suka berkata berbohong , palsu alias pendusta. Adapun kebohongan yang dimaksud adalah orang yang suka menyangkal sesuatu hal  keadaan yang sesungguhnya, tidak terima dengan kenyataan, hingga  kehidupan orang tersebut dilalui dengan hidup penuh kebohongan.

Biasanya orang yang suka menipu atau berbohong itu ciri-cirinya sangat mudah dikenali. Biasanya orang tersebut lebih banyak berbual daripada kenyataan yang diucapkan. selalu merasa dirinya paling diatas, mengatakan hal-hal yang lebih, padahal semua itu tidak ada padanya.

Sepintas yang lain mengatakan, Sombong kali dia, padahal yang menilai itu tidak tahu bahwa pembohong itu tengah  menguji  respon dari orang yang menilai tersebut. Dan jika direspon, dipastikan yang merespon itu akan segera dapat dikendalikan pembohong tersebut. Akibatnya terjadilah kebohongan yang terekayasa.

Namun itu tidak berangsur lama biasanya kebohongan itu cepat terungkap dan berakhir dendam dan sakit hati. Beda lagi dengan penipu, Penipu biasanya orang yang tidak kita kenal namun mengaku persaannya kita kenal. bebagai cara dilakukannya untuk menyakinkan kita contohnya seperti sms undian berhadiah yang biasanya kerap masuk ke ponsel kita. biasanya para pengirimnya akan berusaha menyakinkan kita agar dapat di tipunya.

Maka dari itu disimpulkan bahwa, antara penipu dan pembohong, jarak bedanya hanya sitipis kulit ari, dimana tujuan hanya untuk merugikan orang lain. Dan jika sudah demikian, alangkah baiknya hindari atau jauhi sebelum anda yang menjadi korbannya. Pembohong tetaplah pembohong dan penipu tetaplah Penipu sampai azal menjemputnya, itu tidak akan pernah berubah sampai kapan pun sebab itu adalah takdir hidupnya. (Ag)

Editor : Agus Budi T