Thursday, 31 December 2015

Humas Bp Batam: Statemen Mendagri tidak mempengaruhi

Batam, Dinamika Kepri- Terkait Pertanyaan Menteri dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyebutkan  pada tanggal 30/12/2015, kepada media katanya akan segera membubarkan Bp Batam diawal tahun 2016 ini, alasannya bahwa pembangunan di Batam terkendala akibat adanya Bp Batam.


Pernyataan itu lansung direspon oleh ketua BP Batam, Mustofa Widjaja. Kepada media ia mengatakan statemen Mendagri tersebut sah- sah saja. namun semua tetap merujuk kepada Kepres nomor 41 Tahun 1973 tentang pengembangan industri di daerah Pulau Batam, ditambah lagi dengan dikuatkan adanya peraturan pusat (Perpu) nomor 1 tahun 2000.

Ditempat terpisah kepada media ini, Purnomo Andiantono selaku Direktur Humas dan Promosi Bp Batam mengatakan bahwa statemen mendagri itu katanya, sama sekali tidak mempengaruhi pada sistem kinerja para pegawai di Lingkungan Bp Batam saat ini.

"Statemen Mendagri tersebut tidak mempengaruhi sistem kerja para pegawai di Bp Batam, bahkan saat ini kami juga tengah merapatkan anggaran untuk tahun 2016." kata Purnomo Andiantono.

Diduga pernyataan Mendagri tersebut hanya berupa Shoot teraphy belaka, Pasalnya sudah sekian lama masyarakat Batam menginginkan agar Bp Batam segera di bubarkan namun belum ada pejabat pusat yang menanggapinya. Alih-alih Kepres nomor  41 Tahun 1973 dan Perpu No 1 Tahun 2000 yang menjadi senjata untuk mempertahankannya. Kendati Masyarakat Batam sudah tidak menyukai keberadaan Bp Batam, namun para oknum pejabat berkopenten sangat menyukainya.

Selain itu, keberadaan  Bp Batam selama ini juga telah banyak membingungkan para pengusaha maupun masyarakat terkait pengelokasian lahan. Dan yang paling herannya lagi. Banyak lahan di Batam dimatangkan untuk dijuali para kerabatnya kepada masyarakat setelah  di kavling-kavlingkan.


Merujuk pada kasus papa minta saham, Purnomo Andiantono selaku humas Bp Batam enggan berkomentar tentang statemen Mendagari itu jika dikaitkan adanya dugaan atau indikasi papa minta lahan.


Kepada media ini ia mengatakan," Masalah itu saya tidak tahulah." ucapnya sembari tertawa.

Biasanya setiap ada yang bising-bising mengenai Bp Batam, dipastikan tidak akan berangsur lama dan akan senyap begitu saja.(Ag)


Editor: Agus Budi T