Tuesday, 17 November 2015

Usai melakukan tabrak beruntun, Pengemudi mobil dinas anggota Dprd Batam ini, Diduga ingin berusaha kabur


Tampak Polisi tengah menghadang ketika pengemudi mobil BP 72 CX ini berusaha kabur dengan mobilnya.

Batam, Dinamika Kepri- Selasa,(17/11/2015) sekitar pukul 6 sore, telah terjadi kecelakaan tabrak beruntun sesama mobil di ruas jalan depan Souhklin Tiban, Sekupang, Batam.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas itu, namun kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah, sebab 2 kendaraan lain dalam insiden itu, terlihat ringsek rusak parah.

Dalam kejadian itu Mobil jenis Avanza BP 1170 HE, terlihat parah karena posisinya ada ditengah, sedangkan BP 1565 ZJ tidak begitu Parah dibandingkan Avanza.

Kata saksi mata menuturkan, tabrak beruntun itu terjadi berawal dari mobil  bernomor polisi BP 72 CX  Plat hitam, yang tiba-tiba berhenti karena ngerem mendadak warga juga menduga kalau pengemudinya masih belajar membawa mobil.

Pantauan media ini, di dalam mobil dinas dewan itu, terlihat ada 4 orang, diantaranya 2 orang anak yang masih mengenakan pakaian sekolah 1 orang wanita dewasa diduga istri dewan yang dimaksud, dan 1 orang wanita yaitu wanita muda yang disebut-sebut supir dari dalang kejadian itu. Kini insiden laka tersebut telah ditangani Polisi.

Bahkan yang paling anehnya lagi, Pengemudi itu mobil dinas dewan itu sempat berusaha ingin kabur, namun usahanya itu berhasil dihentikan polisi

Selain itu, melihat mobil bernomor polisi BP 72 CX, kata warga mobil itu adalah kendaraan mobil dinas anggota Dprd kota Batam.padahal nomor polisinya terlihat berplat hitam

Ketika awak media ini mencari kebenarannya informasi yang mengatakan itu mobil dinas Dprd Kota Batam, melalui Sekretaris Dprd kota Batam, Marzuki, membenarkan bahwa mobil bernomor polisi BP 72 CX tersebut adalah mobil dinas salah satu anggota Dprd kota Batam yang beranisial SS bertugas di komisi II.

Kejadian itu tentunya menjadi totonan hangat bagi warga yang berlalu-lalang, akibatnya kemacetan pun terjadi hingga ke UIB taman kota. Melihat mobil dinas Dewan dipakai orang lain hingga mengakibatkan kecelakaan, kata warga, ini sungguh terlalu.

" Wah.. Inikan mobil dinas, kenapa jadi berubah jadi plat hitam, lagian ini milik negara, bukan milik pribadi yang bisa bebas dibawa kemana-mana. Apalagi ini dibawa orang lain dan bukan yang bersangkutan (Dewan=red),Wah.. ini sungguh terlalu. kok bisa iya ?. " Kata seorang warga yang enggan menyebut namanya.( Ag)

Editor : Agus Budi T