Wednesday, 25 November 2015

Tuntut Penghapusan PP 87 Tahun 2015, Ribuan Buruh di Batam, Kembali Mendemo Walikota

Lelah dan duduk, Tampak buruh terlihat sudah lelah dengan unjuk rasa yang mereka lakukan. begitu juga dengan Polisi tampak berdiri siaga melihat dan mengawasi ditengah berjalannya orasi.
Lelah dan duduk, Tampak buruh terlihat sudah lelah dengan unjuk rasa yang mereka lakukan. begitu juga dengan Polisi tampak berdiri siaga melihat dan mengawasi ditengah berjalannya orasi.


Batam, Dinamika Kepri - Sudah dua hari ini, para buruh di Batam terus melakukan unjuk rasa di depan kantor Walikota Batam.

Demo lanjutan  pada Rabu,(25/11/2015) ini, buruh menuntut ' Cabut PP No. 87 tahun 2015 yang inskonstitusional serta meminta agar di tetapkannya upah kota Batam tahun 2016 sesuai kesepakatan dewan pegupahan kota Batam' ini berjalan tertib dan damai di bawah penjagaan ketat dari ratusan personil Polisi dari seluruh satuan, Polda Kepri.

Ribuan buruh perusahaan tersebut terlihat sudah lelah hingga mereka memutuskan duduk diruas jalan depan gedung Pemko Batam. kendati kordinator demo, Suprapto dari SFPMI terus berorasi, namun sama sekali saat itu, tidak ada respon apapun dari Walikota Batam.

Untuk memenangkan situasi cuaca panas yang sangat menyengat, para buruh terpaksa memutar lagu rege untuk menghibur diri dengan berjoget bersama. Namun pukul 12 siang, Buruh yang berkumpul itu, lalu membubarkan diri.

Namun sekian banyaknya Buruh yang berorasi disaat itu, sebagian buruh lagi terlihat tampak tidak serius melakukannya, terkesan seperti terpaksa mengikutinya. Ada dugaan hanya menunjukkan muka saja, sebab di belakang gedung Dprd Kota Batam yaitu tepatnya di depan Gedung Asrama Haji, tampak sebagain buruh terlihat santai-santai sambil tiduran di bawah pohon rindang. (Ag)

Editor: Agus Budi T