Thursday, 19 November 2015

SPSI Batam gugat SK Pengupahan Walikota, Penggugat : Bukan masalah mencari menang atau kalah, Tetapi jelas pemaparannya


Batam, Dinamika Kepri- Dewan pengupahan dari SPSI Batam, Kamis,(19/11/2015), kembali menggelar sidang ke-5 di PTUN Tanjung Pinang yang berdomisi Batam. Dimana sidang tersebut dilakukan untuk mengugata serta untuk merevisi ulang SK yang dukeluarkan Walikota Batam tahun 2015 tentang pengupahan bagi pekerja maupun buruh.

Sidang yang dijaga ketat oleh polisi itu, belum ada hasilnya dengan apa yang diharapkan oleh para penggugat, sebab saat itu majelis belum ada saksi ahli yang dihadirkan, hingga sidang tersebut ditunda dan akan dilajutkan kembali pada tanggal, 26/11/2015 ini.

Diluar sidang terungkap ada yang menuturkan bahwa sidang yang digelar di PTUN itu katanya kalau tujuannya bukanlah semata-semata ingin mencari siapa yang menang maupun siapa yang kalah , namun inti dari sidang itu digelar, bertujuannya agar SK pengupahan tersebut, jelas pemaparannya dan tidak ada pihak-pihak yang dikecewakan.

Usai sidang digelar, kepada media ini, Setia Putra Tarigan.SH mengatakan, Bahwa pihaknya (SPSI=red) selaku penggugat optimis akan menang dalam arti dapat merevisi kembali SK pengupahan tersebut.

" Optimislah, ya tujuannya agar SK pengupahan Tahun 2015 itu, dapat direvisi kembali." Ucapnya.

Dalam sidang itu, terlihat  dihadiri oleh ratusan orang  yang berpakaian lengkap dengan atribut SPSI nya. Kendanti ruang sidang penuh sesak, sidang berjalan sesuai jadwalnya. Selain itu, pihak polisi juga menjaga dengan begitu ketat, dimana para setiap pengunjung yang mengikuti sidang itu, wajib meninggalkan kartu identitasnya di Pos pintu masuk atau di pos penjagaan. (Ag)

Editor : Agus Budi T