Thursday, 15 October 2015

Baru bebas, Pasangan sejoli kasus Narkoba tertangkap lagi dan terancam hukuman mati

Batam, Dinamika Kepri - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau kembali mengungkap kasus pengedaran gelap narkotika yang dilakukan pasangan suami istri. Jumlah barang bukti narkotika golongan I jenis sabu seberat (bruto 101 gram). Keterangan ini terungkap dalam konferensi pers di Kantor BNNP Kepulauan Riau, Selasa (13/10/2015).

Kejadian bermula pada Kamis (8/10/2015) sekitar pukul 16.00 WIB tim penindakan dan pengejaran BNNP Kepri mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di perumahan Botania Garden, Batam Centre. Atas informasi tersebut tim penindakan dan pengejaran BNNP Kepri melakukan penyelidikan secara insentif.

Setelah dilakukan pengamatan dan penggambaran terhadap kebenaran informasi tersebut, tim melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan inisial WD di parkiran mobil samping KFC Botania, Batam Centre, Kota Batam. Dalam penangkapan tersebut petugas menemukan barang yang diduga narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 101 gram.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan dan kembali melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki berinisial JN karena menjadi pengendali atas WD. WD dan JD merupakan pasangan suami istri yang baru saja menghirup udara bebas sekitar empat bulan setelah menjalani hukuman di lapas Tanjung Pinang akibat kasus narkoba.

“Berawal informasi masyarakat tim penindakan dan pengejaran melakukan penyelidikan tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di perumahan Botania Garden. Pertama tim menangkap tersangka beinisial WD seorang perempuan dengan barang bukti 98 gram sabu, lalu menangkap pengendalinya berinisial JD yang merupakan pasangan hidup WD. JN dan WD ternyata mantan napi yang baru saja menjalani pidananya empat bulan lalu,” ujar Kepala BNNP Kepri, Kombes Pol Drs. Benny Setiawan, MH.

Sekira pukul 18.00 WIB petugas kembali melakukan pengembangan dan penangkapan terhadap seorang lelaki berinisial NC selaku kurir di pinggir jalan depan Mustafa Plaza, Batam Centre, Kota Batam. Petugas melakukan penggeledahan badan dan ditemukan satu buah kunci mobil Toyota Avanza BP 1207 JS.

Tim lalu bergerak cepat melakukan penggedelahan terhadap mobil tersebut yang diparkirkan NC di perumahan Cipta Regency Blok D.6 dan menemukan barang yang diduga narkotika golongan I jenis sabu seberat 618 gram dan satu buah timbangan digital.

“Selang dua jam kemudian tim penindakan menangkap tersangka NC, TKP di perumahan Cipta Regency Batam,” ujar Kombes Pol Drs. Benny Setiawan, MH.

Atas perbuatan mereka, penyidik BNNP Kepri menerapkan pasal berlapis yaitu pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman pidana mati.

Source : kepri.bnn.go.id