Tuesday, 13 October 2015

Kasus Limbah PT.Passion Plastic, Rosmalinda : Bapedalda sudah memberikan sangsinya



PT. Passion Plastic, Tampak limbah cairnya dibuang melalui selokan depan perusahaan.

Batam, Dinamika Kepri- Kasus Limbah PT. Passion Plastic yang sebelumnya pernah senyap tidak kabar perkembangannya, tiba-tiba saja. salah satu petugas dari bagian penindakan di Bapedalda kota Batam yaitu Rosmalinda kepada wartawan ini mengatakan, kalau pihaknya telah memberikan sangsi kepada perusahaan setelah membaca pemberitaan terakhir dari postingan media ini tentang masalah itu pada pada hari Sabtu tanggal 10/10/2015 lalu, yang berjudul Ketahui, Inilah 2 kasus limbah yang sudah senyap ditangan Bapedalda kota Batam ". 

Diduga setelah membaca berita itu, Rosmalinda sepertinya langsung kebakaran jenggot, dan mengundang wartawan media ini pada hari Seninnya,12/10, (kemarin=red).

Untuk memastikan perkataannya itu, pada hari sabtu (12/10), awak media ini menyambangi Kantor Bapedalda Kota Batam di gedung bersama di Batam Center untuk memenuhi undangannya.


Di meja kerjanya, Rosmalinda memperlihatkan salainan  sangsi yang sudah mereka berikan kepada perusahaan itu. Namun ketika wartawan ini meminta izin untuk mengabadikan salinan itu dengan jepretan Camera, Rosmalinda menolaknya, katanya tidak bisa. Dan ketika dicoba lagi meminta copiannya, Ia juga menolaknya, katanya lagi, tidak bisa kecuali ada izin dari kepala Bapedalda Kota Batam, Ir.Dendi Purnomo.


" Oh jangan di foto enggak boleh, Copiannya juga enggak bisa, bisa saja kecuali 
 ada izin pimpinan," Ucap Rosmalinda memastikan.

Mendengar Ucapan bagian penindakan itu, awak media mencoba berulang kali menghubungi Ir. Dendi Purnomo, tujuannya meminta izin agar salinan sangsi itu dapat diberikan pada hari itu untuk pemberitaan selanjutnya. namun kepala Bapedalda Batam itu tak kunjung merespon panggilan dari awak media ini.


Ketika disambangi ingin lagsung kemeja kerjanya , ternyata seorang wanita berseragam PNS yang menjaga pintu masuk keruang kerjanya itu, melarang dan selalu mengatakan, " Ada tamu ". 


Hampir sekitar 2 jam ditunggu, namun Dendi Purnomo tak kunjung menggubrisnya. Bahkan sekretarisnya tersebut  terlihat begitu cuek. diduga  sekeretaris itu telah diajarin kepala bapedalda kota Batam untuk berbohong ' Katakan ada tamu ' jika ada wartawan yang ingin menemuinya.


Namun pada sore harinya, melalui poselnya, Dendi Purnomo mengirimkan pesan (SMS) berjanji, bahwa besok (hari ini =red),  Selasa (13/10) akan memberikan waktunya bertemu dengan wartawan ini terkait hal tersebut. namun setelah ditunggu berjam-berjam diruang tunggu Bapedalda. namun yang bersangkutan tak meresponnya, berulangkali di panggil dan di kirimi pesan singkat juga tidak menggubrisnya. ketika ditanya kembali kepada sekretarisnya itu, selalu menjawab "Ada tamu".


Maka dengan adanya hal sikap seperti itu, timbulah asumsi jika sangsi yang katanya telah diberikan kepada perusahaan diduga hanyalah akal-akalan dari bagian penindakan itu.

Sebab jika itu memang benar adanya, mengapa kepala Bapedalda kota Batam seperti menghindar.

Selain itu, Untuk memastikan kebenaran sangsi yang telah diberikan oleh Bapedalda ke Perusahaan, awak media ini juga berusaha menghubungi pihak PT Passion Plastic untuk memastikannya. namun alasan seperti biasa, pihak perusahaan mengatakan jika Asmin selaku manager di perusahaan itu, sedang tidak ditempat perusahaan itu sedang tidak ditempat di luar kota atau sedang di luar kota.


Diduga Pihak Bapedalda dan pihak perusahaan tersebut sebelumnya telah melakukan kordinasi agar dugaan kong kali kong mereka, tidak tercium oleh media. (Ag)


Editor : Agus Budi T