Wednesday, 14 October 2015

Insiden laka di Mata kucing, Ibu dan anak meninggal selang sehari

Batam, Dinamika Kepri- Duka yang sangat mendalam, itulah yang tengah dialami oleh Napitupulu saat ini, dimana setelah anak pertamanya telah meninggal ditempat dalam indsiden kecelakaan diruas jalan mata Kucing Sekupang, pada sore tanggal  Sabtu (10/10) lalu.

Anak yang katanya sebagai tulang punggung di dalam rumah tanggganya itu, meninggal ditempat setelah Korban dan ibunya tertabrak mobil Carry pada sore itu usai pulang belanja dari Batu Aji untuk membeli keperluan dagangan untuk hari minggunya, dimana diketahui korban dan ibunya ini sering berjualan es buah di belakang gereja khatolik Tiban III setiap hari minggunya.

Tidak sampai disitu, Istirnya  yang bermarga Boru sitohang itu, dimana juga ikut dalam laka itu, juga meninggal selang sehari dari anaknya setelah mengalami luka yang begitu parah. Boru Tohang meninggal pada hari Minggu setelah anaknya di makamkan di TPU sei Tamiang.

Namun jenasah istrinya itu baru dimakam pada hari Rabu (14/10) sore tadi di pemakaman Sei Tamiang, terlihat sedih, duka serta derai mata menyelimuti keluarga yang beralamat Tiban Housing Sekupang. 

Bahkan Napitupulu yang masih sedang keadaan sakit, tampak tidak mampu berkata-kata setelah apa yang sudah terjadi pada keluarganya. Istrinya boru Tohang itu, meninggalkan 2 anak satu laki-laki dan satu perempuan yang bersekolah dasar.

Informasi yang dihimpun oleh media ini, pada hari Sabtu (10/10) lalu, ibu dan anaknya itu belanja bahan ke Batu Aji untuk keperluan dagangan mereka pada hari minggunya. namun ketika hendak pulangnya ke Tiban, naas sebuah Mobil Carry dari arah berlawanan menabrak hingga membuat salah dari mereka meninggal ditempat. namun yang paling parahnya lagi, si supir Mobil Carry bukannya turun menolong korbannya, Ia malah  kabur melarikan diri meninggalkan mobilnya begitu saja.

Selain itu, banyak orang mengatakan jika sekitar jalan mata kucing itu. memang sangat rawan kecelekaan, bukan yang pertama kali, sekitar kejadian tersebut memang kerap terjadi kecelakaan.(Ag)

Editor : Agus Budi T