Monday, 12 October 2015

Himbau kepala bidang pencegahan BNNP Kepri, Ali Chozin : Jangan pernah mau dimanfaatkan oleh mafia narkotika

Batam,Dinamika Kepri - Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Kepri, Drs. Ali Chozin, Apt, M.Si, mengungkapkan, kawasan Batuampar ataupun Sei Jodoh merupakan daerah pantai yang sebagian masyarakatnya bekerja sebagai pekerja pancung. 

Kawasan itu juga memiliki banyak “pelabuhan tikus”. Kondisi itu, ucap Ali Chozin, rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Menurutnya sudah banyak terjadi para pekerja pancung dimanfaatkan oleh sindikat narkotika untuk menjadi kurir ataupun bandar karena iming-iming uang yang menggiurkan.

“Karena itu, jangan pernah mau dimanfaatkan oleh mafia narkotiba.Walaupun mereka memberikan janji untuk membayar mahal atas suruhan yang mereka minta,” ucap Ali saat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri menggelar kegiatan Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Melalui Diskusi Interaktif Bagi Pekerja yang Berisiko di Kawasan Pelabuhan Rakyat Pantai Stress, Kamis (28/05). 

Sebanyak kurang lebih 8 pekerja pancung yang rentan penyalahgunaan narkotika aktif berdiskusi mengenai permasalah narkoba di Lingkungannya. “Kegiatan ini merupakan upaya BNNP Kepri memaksimalkan P4GN di kalangan pekerja yang berisiko khususnya para pekerja pancung. Salah satu strategi yang dilakukan adalah melakukan diskusi interaktif dengan orang-orang yang terindikasi ataupun beresiko terhadap penyalahgunaan narkoba. 

Diskusi interaktif tersebut berbentuk konseling, bertukar informasi ataupun mencari jawaban atas permasalahan yang ada,”ujar Ali. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh Serma Supomo, Komandan Angkatan Laut Pangkalan TNI AL Sei Jodoh, yang serius mendampingi, mengikuti dan mendengarkan diskusi dari awal hingga terakhir. 

Supomo mengatakan program konseling yang dilaksanakan BNN sangat membantu dalam melaksanakan pengawasan, agar terhindar dari penyalahgunaan ataupun peredaran gelap narkoba yang nantinya tentu akan menjurus ke kegiatan kriminalitas. 

“Para pekerja pancung yang kami pilih mungkin saja pernah mencoba dan menyalahgunakan narkoba. Kami tidak tahu apakah mereka benar-benar terlibat penyalahgunaan atau tidak. Semoga diskusi interaktif ini selain membentengi mereka dengan wawasan bahaya narkoba, mereka juga diharapkan memiliki semangat yang tinggi dalam melakukan hal-hal positif dalam kesehariannya,” ucap Supomo.

Source : kepri.bnn.go.id