Thursday, 22 October 2015

Disebut berhati curang, 75 persen dari pengurus PAC Hanura Batam, Minta Bakti Lubis Pecat Iwan Kusniawan

Batam, Dinamika Kepri- Kamis sore (22/10) di bilangan Batam Center, sebanyak 16 orang pengurus dari pimpinan anak cabang (PAC) Partai Hanura Kota Batam tengah melakukan pertemuan untuk melengserkan   Iwan Kusniawan dari jabatannya selaku ketua DPC partai Hanura kota Batam yang disebut berhati curang dan tidak loyal kepada partai.

Dalam pertemuan yang di hadiri 16 orang itu, satu-persatu terlihat media ini, mereka tampak bergiliran menyampaikan  ke kesalannya masing-masing terhadap kinerja  selama  Iwan Kusniawan mempimpin mereka. 

Dari semua yang menyampaikan kekesalannya itu, semua meminta Iwan segera segera dapa diganti. kata mereka, selain  Iwan Kusniawan tidak layak menjadi pemimpin, masa jabatannya sebagai ketua DPC Batam saat ini, juga sudah berakhir. 

Seperti kata Pak Alim dari PAC Sagulung, Ia mengatakan bahwa PAC Sagulung sudah mati selama setahun ini, namun dengan adanya upaya pemugaran ditubuh DPC Hanura saat ini, Ia mengaku PAC Hanura Sagulung seperti hidup kembali.

" Kami sudah mati sejak Pileg yang lalu, namun dengan adanya upaya seperti ini, PAC Sagulung seperti hidup kembali, harapan kami sebaiknya ketua sebelumnya diganti saja, mengapa saya katakan telah mati, ya..sejak Pileg sampai moment Pilkada ini kami tidak pernah diperdulikan DPC." Ucap Alim.

Senada dengan ungkapan Sudarta Ginting PAC Batam Kota menyebutkan agak Ekstreem, katanya, Iwan Kusniawan itu penghianat.

" Ketua kita ini memang lebih sibuk dengan  urusannya sediri, seperti tidak perduli.  Iwan Kusniawan penghianat, mengapa saya katakan demikian, dahulu dia berkata, akan lebih mendahulukan para kadernya ketimbang dirinya, namun mengapa ia tega melakukan kecurangan hingga mencuri suara dari kadernya agar ia dapat duduk. biasa ketua partai  itu membela partainya agar dapat memiliki lebih banyak kursi, ini beda, ia malah mengurangi agar dia bisa duduk, menurut saya mendingan diganti saja. " Terang Sudarta Ginting dalam rapat mosi tidak percaya kepada  Iwan Kusniawan itu.

Selain itu, Nixson Situmorang juga mengatakan, selama menjabat sebagai ketua DPC  Iwan Kusniawan menurutnya manusia yang berhati curang. 

" Diganti saja,seharusnya ketua partai itu dapat mengupayakan agar partainya besar, ini beda, dimana suara mayoritas tidak di dapatkannya, ia malah mencuri suara kadernya. saya lihat dia berhati curang," Kata Nixson dalam rapat.

Beda dengan Setia Putra Tarigan juga mengungkapkan kekesalannya terhadap ketua Hanura DPC Batam yang sudah habis masa jabatan itu, katanya, selama dirinya menjadi pengurus PAC Bengkong, melihat Iwan Kusniawan menjabat Ketua DPC partai itu, sama sekali tidak pernah menjalankan  program-program Partai.

" Saya juga merasakannya, selama saya di PAC Bengkong, tidak ada program partai yang dilakukannya, jadi sebaiknya diganti saja."  Kata Setia Putra Tarigan. 

Dan paling menantang lagi yaitu peryataan Pengurus adri PAC Galang , Suwardi menyebutkan ketua DPC harus diganti. ucapnya kepada media, jika itu tidak dilakukan, kami siap menanggung apapun yang akan terjadi. mereka main hati, kami juga akan main hati, namun jika mereka kayu, kami siap main Besi.

Dalam rapat mosi tidak percaya tersebut dihadiri sebanyak 16 orang  pengurus dari PAC yang berbeda dimana jumlah keselurannya ada 26 PAC dari 12 kecamatan yang ada di Batam, 9 orang tidak hadir dan 1 orang mengundurkan diri.

Namun Uba Ningan Sigalingging selaku ketua II DPC  Partai Hanura kota Batam memastikan bahwa ke 16 orang hadir saat itu, katanya akan melakukan kordinasi kepada ke 9 orang pengurus yang belum hadir itu.

Ketika wartawan ini menanyakan apakah ke 9 orang pengurus yang tidak hadir itu pendukung  Iwan Kusniawan, Setia Putra Tarigan mengatakan " Tidak tahu".
 
Usai melakukan rapat itu, dalam jumpa Pers, Setia Putra Tarigan kepada media mengatakan, meminta agar pihak DPC dapat menghentikan segala surat menyurat dari DPC  untuk sementara, dimana melihat, karena masa jabatan ketua DPC saat ini sudah berakhir.

Terkait adanya salah satu media yang mengabarkan bahwa ada pihak mengatakan sebagian pengurus partai Hanura di Batam mendukung kandidat lain selain pasangan ' Ramah', kata Setia Putra Tarigan, itu tidak benar, Hanura di Batam hanya mendukung satu pasangan untuk Batam 1, yaitu pasangan ' Ramah' , Kata Setia Putra Tarigan memastikan.(Ag)

Editor : Agus Budi