Friday, 18 September 2015

Ngutang Rp 50 triliun pada China, Menteri menjaminkan Bank BRI, BNI dan Bank Mandiri, Sebagai agungannya

Jakarta, Dinamika Kepri - Seperti yang sudah dilansir oleh media fastnewsindonesia.com, tulisnya, sepertinya tak cukup bagi Menteri BUMN Rini Soemarmo utang Rp 58,5 triliun ke China yang di teken dirut Garuda Indonesia 17 Juni lalu. Rini kembali mengambil utang Rp 50 triliun pada China. 

Bersama tiga orang direktur bank BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia, PT Bank Negara Indonesia, PT Bank Mandiri, Rini menandatangani pinjaman uang dengan pemerintah China sebesar US$ 3 Miliar atau setara 50 Triliun lebih.

Dalam siaran persnya bahwa masing-masing bank tersebut digunakan untuk membiayai infrastruktur dan untuk perdagangan oleh kedua negara, Kamis(17/9). Parahnya lagi, Rini Berhutang dengan menjaminkan Bank BRI, Bank BNI dan Bank Mandiri kepada negara China.

Di saat Indonesia sedang mengalami perlambatan hebat laju ekonomi dan menumpuknya hutang luar negeri yang kini sudah mencapai 4000 Triliun lebih, pemerintah melakukan pinjaman kembali yang seolah tak memperdulikan bunga dan jatuh tempo terhadap membengkaknya jumlah hutang Indonesia disaat kurs rupiah sangat terpuruk. Akankah BRI, BNI dan Mandiri lepas seperti Indosat?.

Editor : Agus Budi T