Sunday, 6 September 2015

Penjaga kolam ' Danau Keramat', Pak Hendi : Disini enggak boleh berbuat mesum





















Batam, Dinamika Kepri- Sabtu (5/9) sore di Danau Keramat Sekupang Batam, ketika disambangi awak media ini, terlihat hari semakin  gelap menjelang malam, matahari pun mulai malu menunjukkan dirinya bersembunyi tenggelam di ufuk barat.

Semakin gelap, semakin banyak pula orang-orang yang terlihat datang untuk melepaskan kepenatannya duduk santai di taman Danau Keramat itu. Namun beberapa diantara mereka yang datang, kebanyakan dari para kaula muda dengan berpasang-pasangan.

Sambil melihat banyaknya ikan memenuhi kolam, sebagian anak muda dan pasangannya terlihat berpelukan sambil berselfie ria. Melihat itu penjaga lansung menghapiri dan melarang, Katanya. " Mas tolong jangan seperti itu disini, ini tempat umum, mari saling menghargai". sarannya kepada pasangan yang sedang berpelukan itu.

Mendengar ucapan dari Pak Hendi penjaga kolam itu, pemuda dan pemudi yang berpelukan itu lalu menghentikan aksinya, ketika awak media ini hendak mengabadikan aksi mereka, pasangan itu akhir kabur meninggal taman rekreasi keluarga itu.

Ketika dipertanyakan awak media tentang adanya larangan itu, kepada wartawan ini, Pak Hendi (45) mengatakan, kalau di areal taman Danau Keramat itu, tidak boleh melakukan yang aneh-aneh seperti, berpelukan dengan lawan jenis, berciuman, maupun melakukan hal-hal yang berbau asusila atau mesum. dimana alasannya, tempat itu adalah tempatnya semua masyarakat, dan tempat rekreasiya keluarga, dan bukan tempat untuk melakukan hal-hal yang tidak baik.

" Disini enggak boleh berbuat mesum, ini tempat rekreasi, rekreasi keluarga, diareal taman Danau Keramat ini, tidak boleh melakukan yang aneh-aneh seperti berpelukan dengan lawan jenis, berciuman, maupun melakukan hal-hal yang berbau asusila atau mesum, kita pantau terus, supaya itu tidak terjadi. Kalau ada melanggar pasti kita tegur dan samperin. laginya ini tempat umum, jadi saling menghargailah,'' Tegas Hendi.

Banyak ikan ngampung di Danau keramat.

Selain itu, terkait banyaknya segala jenis ikan yang terlihat tampak di kolam itu, kata pak Hendi mengatakan, itulah penarik dan kelebihannya.

" Itulah penarik dan kelebihannya kita memang menjaganya, agar tidak dipancingi orang. selain itu, makanan yang diberikan pengunjungpun kita jaga agar tidak sembarangan, jika ingin memberikan makan ikan, anda dapat membelinya di warung yang ada disekitar taman ini.'' Kata dia.

Menurut Pak Hendi lagi, banyaknya ikan di kolam taman itu, katanya berasal dari pemberian masyarakat Batam, sebab di hari-hari tertentu katanya, ada saja yang sengaja melepaskan ikan lele kedalam kolam tersebut.

" Oh ya..ikannya banyak dan memang kita jaga, agar tidak dipancingi orang, dan ikannya  juga selalu bertambah, apalagi di hari-hari besar, pasalnya banyak warga yang segaja melepaskan ikan lelenya kekolam ini. jadi ini ikannya masyarakat Batam, dan harus kita jaga." Ucap  Hendi.

Ketika disinggung masalah pengunjung, kata dia lagi, " Siapa saja bisa kemari, ini terbuka untuk umum, namun walaupun begitu, bukan berarti bebas semaunya, tetap kita pantau, agar tetap terjaga dan  harapannya,  alangkah indahnya kalau kita bisa saling menjaga." Katanya mengakhiri. (Ag)

Editor : Agus Budi T