Thursday, 3 September 2015

Berawal dari pencemaran, Warga juga mencurigai status peruntukan tempat tinggalnya
























Batam, Dinamika Kepri -  Akibat adanya kebocoran pipa di PT. Ecogreen Olechemicals, Kabil beberapa waktu lalu, kini warga juga tengah membahas tentang status peruntukan lokasi pemukiman mereka. 

Kini sesama mereka saling bertanya, mengapa pemukiman mereka dapat saling berdekatan dengan areal lokasi industri.

Warga mengeluhkan tempat tinggalnya yang terlalu berdekatan dengan areal perindustrian .Warga juga menduga, jika Keberadaan pemukiman mereka saat ini, sudah tidak sesuai dengan peruntukan.  

" Bagaimana mungkin, pemukiman masyarakat padat penduduk, dapat berdekatan dengan areal perindustrian, yang benar aja, jangan-jangan ini sudah dialih fungsikan." Ucap salah satu warga disana yang enggan menyebut namanya. 

Terang warga lain lagi, setiap harinya, rumah, pekarangan dan seisi rumah mereka, selalu berdebu, akibat pencemaran udara itu, anak-anak mereka katanya juga kerap batuk-batukan karena selalu menghirup udara yang telah tercemar. 

Terkait status peruntukan ke 4 perumahan di Kabil itu, Rabu(2/9), awak media ini juga kembali telah melakukan konfirmasi  ke Humas BP Batam, yaitu kepada Purnomo Andiantono, namun seperti biasa, Humas BP Batam itu, tidak menjawab. 

Sebelumnya pada tanggal 29/4/2015 yang lalu, awak media ini juga sudah pernah mempertanyakan hal itu kepada salah satu pengembang yang memiliki perumahan disana. Namun pengembang itu menjawab, Saya tidak tahu. (klik disini untuk melihat beritanya)

Saya tidak tahu, tanyakan saja ke BP Batam."  Ucap pengembang itu optimis, melalui percakapan via celularnya kepada wartawan ini.(Ag)

Editor : Agus Budi T