Wednesday, 9 September 2015

Asosiasi Pengusaha Tiongkok Buka Kantor di Kepri

Batam, Dinamika Kepri - Asosiasi Pengusaha Tiongkok Kepri Indonesia resmi membuka kantor Provinsi Kepulauan Riau.

Kehadiran organisasi inipun diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung  investor antar kedua negara, Indonesia dan Tiongkok.

Plt Gubernur Kepri Agung Mulyana menyambut baik kehadiran organisasi ini. Kehadirannya harus mampu menciptakan program untuk kemajuan daerah khususnya Kepri.

“Dalam dunia bisnis, saya ingin asosiasi ini menjadi motor penggerak ekonomi Kepri,”kata Agung, usai meresmikan kehadiran asosiasi tersebut di Hotel Swiss bell, Selasa (8/9).

Harapan menjadi lokomotif itu bukan tidak mungkin. Apalagi sebelum menghadiri acara tersebut, Agung menginginkan adanya program nyata dari pengurus yang disampaikan kepada pemerintah paling lambat Oktober mendatang.

Tantangan itu berupa adanya nota kesepakatan antara pengusaha di Kepri dan Tiongkok untuk berinvestasi di Kepri. Apalagi, potensi yang sangat besar ada dibidang kelautan, pariwisata dan lainya.

“Memang dari awal saya sampaikan, kalau saya datang hanya untuk makan-makan, saya gak mau datang. Saya bilang, harus ada program nyata. Oktober sampaikan kepada saya, November kita bisa MoU dengan Tiongkok baru saya mau datang ke acaranya, dan mereka sanggupi, kita tunggu saja. Nanti kita tagih,”harap Plt yang baru menjabat dua minggu ini.

Konsul Tiongkok yang di Medan Zhu Hong Hai mengatakan, asosiasi ini sebagai penghubung yang memiliki peran penting dalam peningkatan investasi kedua belah pihak. Karena diakui pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari para pengusaha itu sendiri.

“Lebih 20 ribu pengusaha Tiongkok berinvestasi diluar negeri. Ada 200 lebih di Indonesia yang bergerak diberbagai sektor. Hadirnya asosiasi  ini diharapkan mampu menjadi penghubung,”katanya.(Mcb)



loading...