Wednesday, 23 September 2015

20 Tahun mengabdi, Namun PT Citra Mustika Andalas hanya mampu beri pesangon Rp 15 juta

Batam, Dinamika Kepri- Sejak 5 bulan lalu, TH Panggabean (61) sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai supir di  PT Citra Mustika Andalas yang beralamat di Batu Ampar, Batam, Kepri.

Namun sampai saat ini, pesangon yang ia harapkan untuk masa tuanya, harus terkendala akibat ketidak sanggupan perusahaan untuk memberikan pesangonnya  itu kepadanya

Kendati perusahaan sanggup membayar, tuturnya kepada awak media ini, perusahaan hanya  sanggup memberikan Rp 15 juta saja atas jasa-jasanya. padahal dia mengaku, dirinya sudah mengabdi selama 20 tahun di Perusahaan Distributor semen tersebut, ia menilai bahwa tindakan pihak perusahaan, sangat tidak manusiawi.

Merasa tidak terima dengan Rp 15 juta itu, akhirnya prosesnya berjalan hingga keberapa pihak bahkan sudah ke dinas tenga kerja Batam, Namun belum ada hasilnya. kini Bapak tua yang tinggal di Punggur Batam itu, mempercayakan masalah tersebut kepada Udin Sihaloho, Anggota Dprd Kota Batam untuk memediasinya dengan pihak perusahaan.

Kendati sudah pernah dipertemukan antara pihak perusahaan, Sumantri dan TH Panggabean di komisi 4 sebelumnya. katanya pertemuan pertama itu tidak menunjukkan hasil kesepakatan. 

Kata dia, Pihak perusahaan bersikukuh hanya mampu memberikan senilai itu, dengan alasan karena saya yang mengundurkan diri. Jelas TH Panggabean menuturkan kepada awak media ini, siang tadi, Rabu (23/9) di sekitar gedung Dprd kota Batam. dimana saat itu dirinya tengah menunggu waktu pertemuan untuk kedua kalinya dengan pihak perusahaan yang dimaksud.

Menurut rekomendasi dari dinas tenaga kerja Batam, bahwa ia akan menerima pesangon sebesar Rp 78.200.000. dari perusahaan itu. namun pihak perusahaan tidak mengindahkannya. selain itu katanya lagi, pihak perusahaan juga tidak mengaku kalau dirinya sudah bekerja 20 tahun di perusahaan tersebut.

Ketika awak media ini menanyakan apa alasannya mengundurkan diri dari pekerjaannya itu, Ia mengatakan sudah tidak sanggup lagi karena ia sudah terlalu tua untuk pekerjaannya itu.

" Sudah tidak sanggup lagi, aku juga sudah tua, umurku sudah jalan 61 tahun, makanya aku mengundurkan diri," kata TH Panggabean.

Diduga, Pihak perusahaan  tidak patuh terhadap undang-undang tentang ketenagaan kerja yang berlaku di Indonesia, selain itu ada kesannya,  kalau pihak perusahaan tengah mengambil delik keuntungan dari langkah pengunduran si bapak renta itu,  hingga membuat pihak perusahaan tetap bertahan, tidak mau menyanggupi kewajibannya untuk memberikan pesangon kepada mantan pekerjanya itu.

Kendati pengakuannya sudah bekerja selama 20 tahun, Namun karena perusahaan berdalih saya mengundurkan diri, makanya pihak perusahaan hanya memberikan Rp 15 juta saja, padahal  sesuai perhitungan seperti dari disnaker, saya seharusnya sudah mendapatkan hak pesangon sebanyak Rp 78.200.000. ( Tujuh puluh delapan juta dua ratus rupiah ) dan bukan Rp 15 juta, kata dia mengakhiri penuturannya kepada wartawan ini.(Ag)

Editor : Agus Budi T