Wednesday, 5 August 2015

Wow, Belajar agama di sekolah , Katanya murid wajib berikan kolekte


Batam,Dinamika Kepri - Ada-ada saja ciptaan guru agama kristen ini,ternyata semakin zaman terus maju,pengetahuan para guru-guru juga ikut maju,mereka tidak mau ketinggalan dengan perkembangan zaman yang terus memacu,semua membuat inovasi sendiri-sendiri,menciptakan,bagaimana supaya tetap ada uang masuk.

Namun inovasi baru yang dilakukan oknum guru agama kristen yang ada disalah satu di SMP N di Tiban,Batam, sebut saja nama wanita ini anisial RP, ternyata cukup unik,dan  layak di pertanyakan, sebab ide yang diciptakannya itu, telah merugikan orang lain termasuk para murid-muridnya .

Bayangkan saja,seorang guru, dapat membuat mata pelajarannya menjadi ladang bisnis disekolah ditempat ia bekerja sebagai pengajar.setiap murid yang menganut agama kristen, wajib membayar kolekte atau persembahan  di mata pelajarannya,layaknya seperti di gereja.

Informasi terakhir yang diterima media ini, kalau  RP katanya akan segera dimutasi dari sekolah itu,kepalanya sekolah yang beranisial US juga sempat diajak duel sama suaminya RP.namun bukan karena inovasinya tersebut,melainkan masalah buka-bukaan rahasia antara Guru dan kepala sekolah tentang di penerimaan murid baru sudah usai.diduga pembagian hasil pungli tidak merata. akibatnya mereka saling membuka Aibnya antara satu dengan yang lain,dimana kejadian itu terjadi pada hari senin tanggal (2/8) lalu.

Sempat ramai,bahkan Komisi IV Dprd Batam, juga sudah melakukan sidak kesekolah tersebut,namun kini masih dingin-dingin saja.(Ag)

Editor : Agus Budi T




loading...