Monday, 24 August 2015

Lahan di Kabil Indah katanya milik salah seorang mantan pejabat BP Batam , Ketika diconfirmasi, Humas BP Batam pilih senyap

Batam, Dinamika Kepri - Sepertinya para awak media yang bertugas di Batam saat ini, tidak perlu lagi melakukan confirmasi kepada Humas BP Batam, Pasalnya tidak ada artinya, sebab saat ini yang bersangkutan (Humas BP Batam=red), diduga tidak mau lagi untuk merespon segala hal bentuk confirmasi dari wartawan manapun, kecuali diduga untuk pencitraan.

Pasalnya Humas BP Batam kini telah lebih memilih diam dan senyap ketimbang harus menjawab setiap confirmasi yang di sampaikan oleh media kepadanya, contoh confirmasi dari media ini, tidak pernah lagi digubrisnya.

Padahal pertama kali baru menjabat, Humas BP Batam itu masih meresponnya, namun lama kelamaan tidak  merespon lagi, diduga kalau confirmasi awak media ini, sepertinya semakin pedas, hingga membuat Humas itu harus memilih bungkam dan tidak menjawabnya.

Sudah beberapa kali di coba dihubungi maupun diconfirmasi melalui pesan singkat, Humas BP Batam itu, juga tidak mau menjawab atau meresponnya.

Diduga kalau Humas BP Batam itu, kini tengah mengikuti jejak Humas sebelumnya yang kesannya sangat tertutup ketika diconfirmasi oleh media ini sebelumnya.

Dimana pejabat Humas BP Batam yang sebelumnya, juga melakukan hal yang sama, yaitu tertutup kepada media ini ketika diconfirmasi.

Tidak tahu apa masalahnya, namun hal itulah, yang kerap mereka lakukan, Padahal perihal yang diconfirmasi awak media ini, adalah tentang peri hal di dalam lingkup kerja mereka di BP Batam.

Senin sore tadi (24/8), awak media ini mencoba confirmasi kepada Humas BP Batam itu, untuk menanyakan terkait kebenaran informasi yang diterima media ini, yang menyatakan bahwa ada salah satu lahan pemukiman warga di Kabil Indah di Telaga Punggur  yang sebelumnya, adalah milik salah satu mantan Pejabat Bp Batam. pertanyaaan "kenapa bisa, rumusnya darimana?".

Selain katanya itu lahan miliknya  pensiunan pejabat BP Batam itu, informasinya juga kalau lahan itu katanya, juga telah diperjual belikan dengan bentuk yang sudah di kavling-kavlingkan.

Selain awak media ini mempertanyakan dua poin diatas, awak media ini juga mempertanyakan. " Apakah warga yang tengah bermukim di Kabil Indah itu adalah hasil pemindahan ?, sampai berita ini dimuat, yang bersangkutan ,Yaitu, Purnomo Andiantono selaku Direktur Promosi dan Humas BP Batam, belum menjawabnya.

Selain kepada Humas itu, awak media ini juga telah melakukan confirmasi tentang adanya informasi itu, kepada Ir.Tato Wahyu, yang mana sebelumnya, bahwa Tato Wahyu adalah pernah menjabat membidangi Dirkimli dan Agro bisnis di lantai I di BP Batam. kendati Ia sudah pindah Jabatan, tentunya semua legalitas yang menyangkut Kavling yang ada di Batam sebelumnnya, pastilah diketahuinya.

Namun confirmasi tersebut juga tidak di jawab oleh Mantan Dirkimli dan Agro bisnis di BP Batam Itu.

Sepertinya sikap kedua pejabat BP Batam ini, telah mencerminkan sikap tertutup kepada Publik,dimana mereka telah lebih memilih menutup diri, mengenai hal tersebut.

Dengan adanya sikap senyap itu, maka tidak heran, jika saat ini telah menimbulkan asumsi-asumsi berbagai hal negatif dikalangan para awak media.

Kendati oknum pejabat BP Batam kerap memilih tertutup kepada Publik, Namun ada hal yang memang paling layak dipertanyakan saat ini, yaitu, kalaupun itu benar atau tidaknya demikian, pertanyaannya, bagaimana mungkin, ada mantan oknum Pejabat BP Batam yang sudah pensiun, dapat memiliki lahan berhektar-hektar di Batam.

Ada dugaan kalau para oknum pejabat BP Batam yang telah pensiun sebelumnya, telah bagi-bagikan warisan tanah yang ada diseluruh  Batam.

Terkait adanya dugaan bagi-bagi warisan tanah tersebut, awak media ini juga mengconfirmasi mempertanyakan dugaan hal tersebut kepada  Humas Bp Batam, Namun hingga berita ini dimuat, Humas BP Batam juga, tidak kunjung menjawabnya.(Ag)

Editor : Agus Budi T