Saturday, 22 August 2015

SMAN 4 Batam, Tenyata sangat membutuhkan lahan parkir untuk kendaraan para muridnya

















Tampak kendaraan roda dua milik para siswa SMAN 4 Batam, berjejer di sepanjang sisi jalan depan sekolah. Foto 22/8/2015. Agus Budi T.

Batam, Dinamika Kepri- SMAN 4 Batam saat ini, memang sangat membutuhkan lahan untuk parkir kendaraan, dimana pernyataan itu diungkapkan lansung oleh Ir.Juanda selaku komite sekolah SMAN 4 Batam kepada wartawan ini sore tadi (22/8), disela-sela waktunya.

" SMAN 4 Batam saat ini, memang sangat membutuhkan lahan pakir kendaraan, apalagi  kita ketahui semua para murid saat ini, rata-rata telah memakai kendaraan. akibat itu, tempat parkir yang ada, sudah tidak mampu lagi, untuk menampungnya." Ucap Juanda. 

Kini, akibat lahan parkir yang kurang memadai di sekoah itu, terlihat sepanjang ruas jalan di depan SMAN 4 begitu juga di depan pemukiman penduduk sekitar di sekolah itu, terlihat telah dipenuhi parkir kendaraan roda dua  milik dari siswa SMAN 4  Batam itu .

Pantauan media ini, kondisi Parkir di sekolah itu, memang sangat memperihatinkan, selain dapat menimbulkan kemacetan, juga dapat menimbulkan kecelakaan karena telah terjadi penyempitan jalan.selain itu, resiko kehilangan kendaraan milik siswa juga terlihat riskan, sebab pantuan dari pos penjagaan sekolah, tampaknya tidak dapat memantau semua kendaraan. 

Menanggapi lahan parkir yang kurang memadai  di sekolah itu, Kata Juanda lagi selaku ketua komite sekolah,  " Apa boleh buat, mungkin sementara ini, itulah pilihan kita, bukan kita tidak mengusahakannya, dan  itu sudah pernah kita dilakukan, selain itu, kita juga pernah meminta lahan untuk parkir  kepemerintah, namun sampai saat ini belum terealisasikan, bahkan, jalan buntu yang ada di depan sekolah itu pun, juga sudah pernah kita mohonkan ke pemerintah, agar jalan tersebut, dapat di tembuskan sampai ke Tiban Ayu, tujuannya, agar jalan tidak macet ketika jam masuk dan jam pulang para siswa, namun itupun gagal." Kata dia. 

Katanya lagi. " Terkait  untuk lahan parkir , memang sudah pernah dilakukan namun gagal , kegagalan itu mungkin karena ganti ruginya buat pemilki lahan terlalu minim. sebab pihak sekolah  sebelumnya pernah menawarkan untuk pembebasan lahan hanya Rp 50 per meternya, namun warga pemilik lahan yang dimaksud, tetap meminta Rp 100 ribu untuk per meternya." Terang Juanda. Mengakhiri. 

Terkait masalah parkir yang dinilai sangat mengkwatirkan itu, Kepala sekolah SMAN 4 Batam, Dra,Hj Tapi Winanti, (11/8/2015) lalu, kepada wartawan ini, juga pernah mengeluhkan hal tersebut. katanya, kalau wartawan  ingin membantu sekolah tersebut, alangkah baik masalah keruwetan parkir yang ada di sekolah itu, juga dapat di Ekpos, tujuannya agar semua mata dapat melihat, dan dapat segera  membenahinya. Ucap kepsek itu kepada wartawan ini.(Ag)

Editor : Agus Budi T