Thursday, 20 August 2015

Seorang Peretas Facebook, Akui Telah Membobol Puluhan Ribu Akun

Dinamika Kepri - Sepertinya aksi kejahatan di dunia maya saat ini terus meningkat seiring dengan banyaknya pengguna dan aneka celah yang masih terus ada. 

Kini salah satu media yang menjadi sasaran kejahatan siber adalah jejaring sosial, terutama Facebook yang kini menjadi situs pertemanan dengan anggota terbesar di seluruh dunia.

Meskipun Facebook terus berupaya meningkatkan keamanannya dari sisi internal, namun tidak berarti lantas situs ini aman dari serangan para peretas. Tentu saja para peretas jejaring sosial raksasa ini tidak berminat untuk head to head dengan bagian keamanan Facebook. Mereka memilih mengecer dengan meretas akun-akun penggunanya. Aksi pembajakan akun Facebook pun akhirnya marak terjadi.

Ada sebuah kabar mengejutkan datang dari New York. Seorang bernama samara Phatsman mengaku sebagai pembajak Facebook tiba-tiba membuat pengakuan yang menggemparkan. Phatsman yang juga seorang warga New York, Amerika Serikat membuat pengakuan kesalahan bahwa dirinya sudah bajak lebih dari 77ribu akun Facebook serta mengambil alih pengguna yang sebenarnya untuk kirim email sampah kepada teman FB yang dibajak.

Phatsman tersebut ternyata memiliki nama asli Eric Crocker merupakan satu dari 70 orang yang sudah ditangkap dan 12 orang diantaranya sudah diamankan di AS. Hal ini bagian dari Operation Shrouded Horizon bisa di singkat dengan OSH yang sudah dilakukan oleh semua negara atau sedunia, semua ini yang terkait kejahatan dunia maya yang sudah dilakukan oleh forum darkode tersebut.

Eric dengan yang lainnya gunakan Facebook Spreader supaya dapatkan keuntungan kurang lebih USD300 yang sudah dibagi untuk 10 ribu unit komputer yang sudah mereka ambil alih. 

Selain itu, Eric akan dihukum tiga tahun penjara dengan denda US250 ribu. Hukuman tersebut akan dilakukan pada tanggal 23 November 2015 mendatang. Dia juga sudah menyadari untuk menyerahkan diri dari kesalahannya yang melanggar hukum anti e-mail sampah serta hubungan internet yang juga dilanggarnya.(int)

Editor : Agus Budi T