Monday, 3 August 2015

Perusahaan mengorbankan karyawannya sebagai tumbal?

Dinamika Kepri - Inilah tulisan seseorang yang terdapat di Forum  kaskus.co.id yang mana mengingat kalau dirinya sering mengetahui selalu ada  korban jiwa bagi pekerja, disetiap perusahaan.inilah isi tulisannya.

Sebelumnya Saya minta maaf jika ada beberapa kata-kata yang kurang berkenan di hati Kaskuser Forsup, karena Saya baru pertama kali menginjakkan kaki di Forsup ini.

Saya bekerja di sebuah perusahaan di bilangan Jakarta Barat, dan Saya sudah mengabdi kira-kira hampir 3 tahun di sini.

Part 1.

Nah, permasalahan mulai muncul pada saat tahun pertama Saya bekerja.Pada saat itu Saya minta kenaikan gaji (seperti yang dijanjikan oleh Bos besar), namun pas Saya minta ke Bos ternyata Dia tidak mau menaikan gaji Saya dengan alasan Dia tidak pernah merasa menjanjikan adanya kenaikan gaji di tahun pertama.

Padahal kinerja Saya cukup baik, namun penghargaan yang diberikan oleh perusahan amat minim.Sejak saat itu, Saya selalu berusaha untuk mencari pekerjaan baru, dengan harapan dapat penghasilan yang lebih baik lagi.

Part 2.

Hari demi hari, Saya sering mendapat panggilan kerja dan tentunya Saya datangi undangan interview (walaupun banyak izin tidak masuk).Berbagai macam “keanehan-keanehan” terjadi pada diri Saya, dimulai dari dipalak preman kalo lagi naik angkot, keserempet busway, jatuh dari motor pada saat pergi interview, dan sebagainya.

Part 3.

Sejak seringnya Saya kena musibah itu, Saya jadi merasa “ada sesuatu hal yang mengikat Saya” agar terus menetap di perusahaan ini.

Saya sudah share cerita kepada rekan satu tim Saya, dan Beliau pun merasakan hal yang sama seperti Saya.Ditambah cerita-cerita yang dialami rekan-rekan kerja Saya pada saat mengalami kecelakaan, walaupun tidak menyebabkan kematian.

yang anehnya seminggu setelah kecelakaan rekan-rekan tersebut, perusahaan meraup untung besar dari penjualan produknya.Hal ini bukan sekali dua kali Kami alami, tapi sering kali terjadi.

Nah yang jadi pertanyaan Saya, apakah setiap Owner perusahaan itu mempunyai “pesugihan” agar usahanya berjalan lancar, namun menggunakan karyawan sebagai tumbalnya?

Mengingat, perusahaan itu sama sekali tidak memberikan kesejahteraan bagi karyawan2nya dan selalu melakukan penekanan-penekanan terhadap karyawannya.dan bagaimana cara menangkalnya?,sekian terimakasih untuk perhatiannya.(sumber :kaskus.co.id)

Editor : Agus Budi T