Saturday, 8 August 2015

Penambahan 2 Ruang kelas di SMAN 4 Batam, Tapi Winanti : Pembangunannya dari DAK Diknas

Batam,Dinamika Kepri - Pembangunan 2 ruang kelas di Sman 4,Tiban Kampung ,Batam. yang kini masih dikerjakan, diduga telah jadikan alasan oleh Kepala sekolah (Kepsek)nya, untuk memungut sejumlah uang dari para orang tua murid baru,dimana diketahui  tindakan pungutan liar (Pungli) itu, sempat terhendus dikalangan para guru-guru di SMAN 4 maupun para orang tua murid baru  di sekolah itu.

Ketika para wartawan menanyakan tentang adanya dugaan pungli yang dimaksud kepada para orang tua murid baru di sekolah itu, orang tua lebih memilih diam, terkesan para orang tua murid seperti takut untuk mengungkapkannya, diguga  mereka takut  jika itu mereka ungkapkan, diduga anak-anak mereka yang sudah di terima, pasti akan menerima tekanan dari para oknum guru-guru pemeras orang tua murid tersebut. 

Informasi yang terekam para awak media, dalam penerimaan murid baru di sekolah itu,bahwa setiap murid baru, wajib dikenakan uang pembangunan sebesar Rp 1.500.000.

Adapun perincian dugaan pungli yang dimaksud yaitu,pungutan Uang pembangunan Rp 1.500.000, uang komite Rp 200.000 / bulan yang wajib langsung dibayarkan untuk 2 bulannya, selain itu ada  5 stel baju,Putih Abu-Abu, Pramuka, Batik, Olah Raga, dan pakaian Melayu dengan harga Rp 1.350.000. jika ditotalkan seluruhnya berjumlah Rp 3.050.000.

Selain itu, siswa baru yang mendaftar diluar online, kabarnya, juga dikenakan pungutan Rp 3.000.000 hingga sampai Rp 5.000.000.

Terkait  adanya dugaan pungli di SMAN 4 Batam tersebut, awak media ini  juga telah mempertanyakan kebenarannya hal itu kepada kepsek SMAN 4 Batam, Dra.Hj.Tapi Winanti,  pada hari Rabu, 5/8/2015, sore, melalui pasan singkat dari celularnya,kepsek SMAN 4 itu mejawab,"Terserah mau beritakan apa''.

Terkait  adanya pembangunan 2 ruang kelas yang masih di kerjakan saat ini.ketika diconfirmasi lagi , kepada wartawan ini,Sabtu (8/8), Kepsek itu via pesan singkatnya  menjawab bahwa ,Pembangunan 2 ruang kelas baru SMAN 4 itu,dari DAK  Diknas. 

Sekedar untuk diketahui, Dana Alokasi Khusus (DAK), adalah alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada provinsi/kabupaten/kota tertentu dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. DAK termasuk Dana Perimbangan, di samping Dana Alokasi Umum (DAU).

Namun yang jadi pertanyaan, Mengapa ada biaya pembangunan hingga Rp 1.500.000.dan mengapa ketika upacara kepsek berpidato di upacara pertama murid masuk sekolah, ia mengatakan, “ Sekolah kita ini lagi ada pembangunan penambahan 2 kelas, untuk itu, terima kasih buat donatur kita”.

Inilah pernyataan yang terekam media ketika seorang guru menuturkan kejangalan itu.Katanya menirukan ucapan Kepsek itu ketika pidato. 

” Selamat datang buat murit baru, sekolah kita ini lagi ada pembangunan penambahan 2 kelas, untuk itu, terima kasih buat donatur kita, yaitu orang tua murid.” Kata guru yang enggan menyebut namanya itu di tulis.(Ag)

Editor : Agus Budi T