Saturday, 22 August 2015

Bobi Alexander Siregar : " Pemko dan Dprd Kota Batam, Kompak tolak usulan pusat tentang pencabutan subsidi Elpiji ukuran 3 Kg"

Batam,Dinamika Kepri- Pemerintah kota Dan Dprd Kota Batam, ternyata kompak untuk menolak usulan pemeritah pusat dalam rencana pencabutan subsidi Elpiji ukuran 3 koligram(Kg) menjadi harga Rp 45 ribu pertabungnya.

Kamis,(20/8) dalam kunjungan kerjanya, pihak dirjen migas datang ke kantor pemerintah kota Batam guna menemui walikota Batam, untuk membahas usulan pencabutan subsidi tersebut.

Namun kedatangan itu Dirjen ESDM itu, ternyata diwarnai demontarasi sikap penolakan dari warga Batam. 

Terkait hal itu, Jumat (21/8) awak media ini mencoba meminta tanggapan kepada anggota Komisi II Dprd Kota Batam, Bobi Alexander Siregar selaku yang membidangi hal tersebut.

Kata Bobi menjawab, bahwa pemerintah kota Batam dan ke 50 anggota Dprd kota Batam, juga telah dengan tegas, menolak usulan  pemerintah pusat untuk pencabutan subsidi Elpiji ukuran 3 kg tersebut. 

" Pemerintah kota Batam dan ke 50 anggota Dprd kota Batam, juga dengan tegas, menolak usulan  pemerintah pusat untuk pencabutan subsidi Elpiji 3 kg." Kata dia.

Selain itu Katanya lagi, Pemko dan Dprd Batam, sudah melakukan tanda tangan sebagai bentuk penolakan kepada pemerintah pusat.

Ketika ditanya, apakah sikap penolakan itu akan berhasil nantinya , Bobi memastikan itu bisa saja akan berhasil,  sebab Bali juga pernah melakukan hal demikian, dan berhasil.Dengan itu, Batam juga berhak melakukan penolakan seperti daerah lain, karena sertiap daerah, memiliki otonomi Daerah.

" Daerah Bali juga pernah melakukan hal demikian, dan berhasil," Ucap Bobi mengakhiri.(Ag)

Editor : Agus Budi T