Wednesday, 12 August 2015

Menjelang hari kemerdekaan, Penjual pohon Nibung, Kebanjiran orderan

Batam,Dinamika Kepri - Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan bangsa indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang jatuh pada hari Senin dalam bulan ini . 

Terlihat para pedagang batang pinang yang biasa di pakai masarakat untuk acara panjat pinang, kebanjiran orderan.

Saat memperingati kemerdekaan bangsa indonesia ini, penjual tiang bendera dan batang pinang ( kayu nibung ), terlihat menggelar telah dagangannya di pinggir ruas jalan di kota Batam,untuk mencari peruntungannya.

Salah satunya, seperti yang ada di simpang tiga Seraya atas di pinggiran jalan raya ini,alat yang biasa digunakan masyrakat untuk memperingati hut ri yang jatuh pada hari minggu depan, tampak pohon-pohon yang sudah siap pakai di pajang di pinggiran jalan.

Begitu juga dengan tiang-tiang bendera yang berukuran kecil dengan panjang tiga sampai empat meter dan sudah dicat, juga banyak dipajang dipinggir jalan raya itu.

Soal harganya, cukup berfariasi tergantung panjangnya. untuk pohon pinang yang siap pakai,harganya berkisar 800 ribu untuk perbatangnya dan itu sudah termasuk ongkos antar ke tempat pembelinya.

Sedangkan yang belum di olah, harganya hanya berkisar 500 ribuan, tentunya akan lebih murah di banding yang sudah jadi, selain itu, harga kayu untuk tiang bendera ini, juga jauh lebih murah di banding pohon pinang.

“ Anda cukup membayar 15. ribu sampai 20 ribu anda sudah bisa membawa satu batang yang sudah siap pakai di hari  HUT RI yang ke 70 nanti, jadi anda tak perlu repot-repot untuk mencari penyanggah bendera anda    untuk dirumah.” Ucap Chyron bahrion (pedagang=red) kayu pohon Nibung itu,Rabu (12/8).kepada awak media ini.

Bahrion juga mengatakan, katanya, meski jualan alat peraga tujuh belasan ini hanya sesaat, namun keuntungan yang ia dapat cukup lumayan.(LN)


Editor : Agus Budi T